[KOTA PADANG], Selasa, 6 Januari 2026, 09.30 WIB — BPBD Kota Padang mengevakuasi 8 warga yang terjebak banjir di Kelurahan Dadok Tunggul Hitam pada Jumat, 2 Januari 2026. Evakuasi memakai perahu karet dan warga dipindahkan ke tempat lebih aman. Pemkot mengimbau kewaspadaan banjir dan longsor.
Berdasarkan informasi resmi Pemkot Padang, hujan dan angin kencang yang berlangsung sejak Kamis malam hingga Jumat memicu banjir di sejumlah titik. Salah satu lokasi yang dilaporkan paling terdampak berada di Jalan DPR Ujung, Gang Babussalam 6, RT 04/RW 08, Kelurahan Dadok Tunggul Hitam.
BPBD mencatat evakuasi dilakukan terhadap 8 orang yang berada dalam satu rumah saat banjir meningkat. Proses evakuasi menggunakan perahu karet dan dilakukan pada sore hari, sebelum warga dibawa ke lokasi aman untuk menghindari risiko arus dan genangan yang semakin tinggi.
Kepala BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, menyampaikan, “Evakuasi dilakukan sekitar pukul 15.30 WIB dan warga dibawa ke tempat yang lebih aman di Mesjid Almanar.”
Warga yang dievakuasi dilaporkan dalam kondisi selamat dan sehat. Bagi masyarakat sekitar, kejadian ini menjadi pengingat untuk memperhatikan kondisi drainase lingkungan, mengamankan dokumen penting, dan memprioritaskan keselamatan ketika air mulai masuk ke rumah.
Sebagai pembanding, beberapa hari terakhir curah hujan di Padang dan sekitarnya dilaporkan masih fluktuatif, sehingga potensi banjir lokal bisa kembali terjadi, terutama di kawasan yang rawan genangan dan dekat saluran air yang mudah meluap.
Pemkot mengimbau warga meningkatkan kesiapsiagaan, termasuk memantau kondisi lingkungan, menghindari melintasi genangan yang dalam, serta segera melapor bila membutuhkan pertolongan. Untuk bantuan atau informasi darurat, warga dapat menghubungi layanan darurat Kota Padang (Padang Sigap) melalui 112 maupun nomor layanan yang disediakan pemerintah daerah.






