GemaSumatra.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi Aceh Jaya dan Kota Lhokseumawe dominan mengalami sifat hujan kategori bawah normal pada Dasarian III September 2026.
Prediksi tersebut tercantum dalam pembaruan sifat hujan dasarian BMKG untuk periode akhir September.
Bawah normal bukan berarti tidak turun hujan
BMKG mendefinisikan sifat hujan bawah normal sebagai kondisi ketika jumlah hujan berada di bawah 85 persen dibandingkan rata-rata klimatologis 30 tahun pada wilayah tersebut.
Karena itu, kategori ini tidak berarti hujan sama sekali tidak terjadi. Hujan harian atau hujan lokal masih dapat muncul, tetapi akumulasi atau karakter hujannya secara umum diprediksi lebih rendah dibandingkan kondisi normal klimatologis.
Sebagian besar Indonesia juga diprediksi berada di bawah normal
Secara nasional, BMKG memprediksi 60,81 persen wilayah berada dalam kategori sifat hujan bawah normal pada Dasarian III September 2026.
Sekitar 18,18 persen diprediksi normal, 13,74 persen berada di atas normal, dan 7,27 persen jauh di atas normal.
Untuk Aceh, wilayah yang secara eksplisit disebut BMKG dalam daftar dominan bawah normal adalah Aceh Jaya dan Kota Lhokseumawe.
Tetap periksa prakiraan cuaca harian
Prediksi sifat hujan dasarian berbeda dari prakiraan cuaca harian. Warga tetap perlu memeriksa prakiraan cuaca dan peringatan dini BMKG untuk mengetahui potensi hujan lebat, angin kencang, atau cuaca signifikan pada hari tertentu.
Informasi dasarian lebih tepat digunakan untuk memahami kecenderungan hujan dalam rentang sekitar sepuluh hari dibandingkan kondisi klimatologis normal.
Sumber: BMKG – Prediksi Sifat Hujan Dasarian Deterministik, Dasarian III September 2026.
Foto ilustrasi cuaca: Ammar Andiko/Unsplash.






