BANDA ACEH – Perseroda PT Pembangunan Aceh (PEMA) menandatangani sejumlah kerja sama investasi dengan perusahaan asal Malaysia dan dalam negeri dalam Aceh Economic Development Forum 2026.
Dua perusahaan Malaysia yang terlibat adalah Kedah Agro Ausin Berhad dan Tigallapan Investama. Kerja sama mencakup pengembangan agroindustri, perdagangan, agrowisata, logistik, teknologi, peternakan, sumber daya manusia, serta studi potensi energi terbarukan.
Kedah Agro Ausin Berhad diarahkan pada pengembangan sejumlah sektor berbasis pertanian dan perdagangan. Sementara itu, kerja sama dengan Tigallapan Investama berfokus pada studi bersama mengenai potensi pengembangan energi terbarukan.
PEMA juga menandatangani kerja sama dengan tiga perusahaan dalam negeri. PT Citaglobal akan terlibat dalam studi potensi pengembangan energi dan bahan bakar berkelanjutan, sedangkan PT Banda Sentra Nasional diarahkan pada pembangunan infrastruktur telekomunikasi di Aceh.
Kerja sama lainnya dilakukan dengan PT Indo Surya Galvalume melalui nota kesepahaman sekaligus peluncuran awal pabrik baja ringan serta fasilitas produksi hebel dan bata pracetak.
Estimasi total komitmen investasi dari rangkaian perjanjian dan nota kesepahaman tersebut mencapai lebih dari Rp300 miliar.
Pemerintah Aceh berharap kerja sama investasi dapat memperkuat industrialisasi daerah, meningkatkan nilai tambah sumber daya lokal, dan membuka aktivitas ekonomi baru di berbagai sektor.
Baca juga: Bank Aceh Catat Aset Rp32,35 Triliun hingga September 2026 | Berita Ekonomi GemaSumatra
Sumber informasi: ANTARA News Aceh, 6 Oktober 2026.





