Fatih Architecture Studio Banner
Fatih Architecture Studio Banner

Aceh Besar Bersihkan Lonjakan Sampah Usai Lebaran

DLH kerahkan armada penuh di hari pertama kerja

Sampah Aceh Besar usai Lebaran (Markus Spiske)
Sampah Aceh Besar usai Lebaran (Markus Spiske)

ACEH BESAR, Kamis, 26 Maret 2026, 09.30 WIB — Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Aceh Besar mengerahkan seluruh armada dan personel pada hari pertama kerja setelah libur Lebaran untuk menangani lonjakan sampah di sejumlah titik. Langkah ini dilakukan agar aktivitas warga kembali normal dan kawasan permukiman tidak dipenuhi timbunan sampah.

Kepala DLH Aceh Besar Muwardi mengatakan pengerahan penuh itu dilakukan menyusul meningkatnya volume sampah di tempat penampungan sementara dan titik pembuangan tidak resmi selama masa libur. Pemerintah kabupaten menilai penanganan cepat diperlukan karena sampah yang menumpuk berpotensi mengganggu kebersihan lingkungan dan pelayanan publik pasca-Lebaran.

Pada hari pertama kerja, DLH Aceh Besar mengerahkan 54 armada, terdiri atas 6 unit pick up, 2 truk roda empat, 19 truk roda enam, dan 27 dump truk. Dalam pembaruan resmi pemerintah kabupaten disebutkan dari tiga lokasi yang dilaporkan menumpuk, dua titik sudah berhasil ditangani pada Rabu, 25 Maret 2026.

Baca Juga:  Gadis Hilang Ditemukan, Ini Kronologi Kasusnya

Muwardi, Kepala DLH Aceh Besar, mengatakan, “Pengerahan seluruh armada dan personel ini merupakan bagian untuk mengangkut lonjakan sampah usai libur Lebaran dan mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat serta terbebas dari sampah.” Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLH Aceh Besar, Mulyadi, menambahkan pengangkutan akan dilanjutkan pada hari berikutnya agar seluruh tumpukan sampah bisa tertangani.

Baca Juga:  Peringatan Cuaca di Sumatra: Hujan Ringan Hingga Angin Kencang

Bagi warga, penanganan sampah ini penting karena titik-titik yang menumpuk umumnya berada di kawasan aktivitas harian, termasuk sekitar permukiman, pasar, dan jalur pelayanan. Jika tidak cepat diangkut, timbunan sampah dapat memicu gangguan kebersihan, bau menyengat, dan menurunkan kenyamanan warga yang baru kembali beraktivitas setelah libur panjang.

Sebagai pembanding, pada Ramadhan tahun lalu DLH Aceh Besar menyiapkan 57 armada untuk mengantisipasi peningkatan sampah, menunjukkan bahwa lonjakan volume sampah pada musim ibadah dan libur panjang memang menjadi pola berulang di daerah ini. Tahun ini, pemerintah kabupaten kembali menekankan pentingnya disiplin warga dalam membuang sampah di lokasi resmi.

Baca Juga:  Padang-Mentawai tambah trip kapal Lebaran

Langkah berikutnya, DLH Aceh Besar menyatakan personel dan armada akan terus dikerahkan sampai titik-titik penumpukan selesai ditangani. Warga diimbau tidak membuang sampah sembarangan dan mengikuti jam layanan pengangkutan agar penanganan pasca-Lebaran berjalan lebih cepat dan merata.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *