Fatih Architecture Studio Banner
Fatih Architecture Studio Banner

Aceh Tamiang Mulai Terima Air Bersih Pascabanjir

Subdistribusi difokuskan ke titik pengungsian dan permukiman padat

Air bersih Aceh Tamiang (Jens Johnsson)
Air bersih Aceh Tamiang (Jens Johnsson)

[ACEH TAMIANG], Senin, 15 Desember 2025, 09.30 WIB — Distribusi air bersih untuk warga terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang diperkuat sejak akhir pekan. Pemerintah daerah dan provinsi menyalurkan air, sanitasi darurat, dan logistik dasar ke beberapa kampung, dengan prioritas keluarga rentan dan lokasi sulit akses.

Penyaluran air bersih dilakukan bertahap ke titik-titik yang masih kesulitan sumber air layak. Sejumlah warga melaporkan kebutuhan paling mendesak adalah air untuk minum, memasak, dan kebersihan keluarga, terutama di lokasi pengungsian serta permukiman yang terdampak genangan berkepanjangan.

Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Aceh melaporkan total 426.500 liter air bersih telah disalurkan ke delapan kabupaten terdampak banjir di Aceh, dengan layanan besar juga mengarah ke Aceh Tamiang. Selain air, turut dioperasikan toilet darurat dan dukungan angkutan logistik untuk mempercepat pemulihan layanan dasar.

Baca Juga:  Karhutla Kampar, Dua Heli Water Bombing Diterjunkan

Kepala Dinas Perkim Aceh T. Aznal Zahri menyampaikan, “426.500 liter air bersih sudah disalurkan, dan kami juga mengoperasikan toilet darurat serta mobilisasi logistik.” Penyaluran, kata dia, diprioritaskan pada wilayah dengan kebutuhan sanitasi paling mendesak agar risiko penyakit pascabanjir bisa ditekan.

Bagi warga, ketersediaan air bersih berpengaruh langsung ke kesehatan dan aktivitas harian. Sejumlah keluarga memilih menahan aktivitas ekonomi kecil (warung/usahatani harian) karena waktu habis untuk mencari air dan membersihkan rumah. Di beberapa titik, warga diminta mengatur antrean dan membawa wadah sendiri agar distribusi berjalan tertib.

Baca Juga:  OKI Tanggap Darurat Banjir sampai 31 Januari, 7.176 KK Terdampak

Selain dukungan pemerintah, bantuan air siap minum juga datang dari pihak swasta. Salah satunya program sosial perusahaan yang menyalurkan puluhan ribu liter air siap konsumsi ke lokasi yang disebut “jarang tersentuh bantuan”, termasuk titik padat penduduk di Aceh Tamiang. Bantuan seperti ini membantu menutup celah kebutuhan harian saat infrastruktur air belum pulih sepenuhnya.

Baca Juga:  Jembatan Teupin Mane Bireuen tersambung, aktivitas normal

Pemerintah mengimbau warga tetap menggunakan air bersih sesuai peruntukan, menjaga kebersihan wadah penyimpanan, dan segera memeriksakan kesehatan bila muncul keluhan diare/penyakit kulit. Warga juga diminta mengikuti jadwal distribusi dari posko resmi dan melapor ke aparat gampong/relawan bila ada titik yang belum terlayani.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *