Fatih Architecture Studio Banner
Fatih Architecture Studio Banner

Aceh Tamiang Terima 9 Skid Loader untuk Bersih-bersih Lumpur

Alat mini disiapkan masuk gang dan permukiman, fokus pulihkan layanan publik

Skid loader (Travis Rupert)
Skid loader (Travis Rupert)

[ACEH TAMIANG], Sabtu, 24 Januari 2026, 12.30 WIB — Pemerintah pusat menyalurkan 9 unit skid loader mini dan perlengkapan kerja untuk mempercepat pembersihan lumpur pascabanjir bandang di Kabupaten Aceh Tamiang. Bantuan diserahkan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian atas dukungan Presiden, dengan sasaran utama gang permukiman, rumah warga, serta fasilitas layanan publik agar aktivitas warga kembali normal.

Pembersihan lumpur masih menjadi pekerjaan besar di sejumlah titik terdampak. Pemerintah menilai alat berukuran kecil lebih efektif menjangkau kawasan padat permukiman tanpa menambah kerusakan bangunan, sekaligus mempercepat pemulihan kantor layanan, sekolah, dan fasilitas kesehatan.

Dalam penyerahan bantuan, pemerintah turut melengkapi kebutuhan kerja lapangan. Paket perlengkapan terdiri dari 5.000 pasang sepatu bot, 3.000 gerobak dorong, 1.000 sekop, dan 1.000 cangkul untuk mendukung kerja gotong royong dan operasi pembersihan di lingkungan warga.

Baca Juga:  Aceh Tamiang Siapkan Huntara, Alat Berat Dikerahkan

Tito Karnavian, Menteri Dalam Negeri menjelaskan, “Skid loader ini bukan kelas besar, tapi kelas mini untuk masuk ke gang-gang dan masuk ke rumah-rumah karena kalau yang besar itu nanti malah merobohkan rumah.”

Dari sisi warga, percepatan pembersihan berdampak langsung pada mobilitas harian, akses anak ke sekolah, dan kelancaran layanan administrasi. Sejumlah gedung pemerintahan yang sebelumnya tertutup lumpur juga mulai dibersihkan agar pelayanan publik kembali berjalan penuh, termasuk layanan kependudukan dan perizinan.

Baca Juga:  Bakamla Cegah Gangguan Pelayaran di Selat Malaka, Periksa Kapal Vietnam

Banjir bandang yang melanda Aceh Tamiang pada 27 November 2025 disebut merusak rumah dan fasilitas umum serta sempat melumpuhkan aktivitas sosial-ekonomi di beberapa wilayah, termasuk Desa Landuh, Kecamatan Rantau. Kementerian teknis juga menekankan pembersihan fasilitas umum sebagai prioritas pemulihan agar roda ekonomi dan layanan dasar segera pulih.

Langkah lanjutan yang didorong pemerintah meliputi penguatan personel lapangan (termasuk dukungan TNI/Polri dan unsur pendidikan kedinasan), pemetaan kebutuhan alat tambahan, serta penanganan infrastruktur terdampak seperti jalan dan jembatan agar konektivitas warga kembali aman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *