Aceh Tamiang, Gema Sumatra – Kecelakaan di jalan lintas Medan-Banda Aceh pada Selasa dini hari (22/10/2024) mengakibatkan satu korban jiwa dan beberapa luka-luka.
Insiden ini terjadi di Kampung Dalam, Karang Baru, Aceh Tamiang.
Kecelakaan melibatkan empat kendaraan mobil penumpang Isuzu yang mengangkut 14 santri, dua sepeda motor, dan sebuah truk tangki yang terparkir.
Menurut keterangan AKP Delyan Putra, mobil Isuzu yang di kemudikan MK (45) bergerak dari Langsa menuju Kuala Simpang.
Dia melaju dengan kecepatan sedang.
Mobil tersebut tiba-tiba keluar jalur dan menabrak sepeda motor Honda Vario yang di kendarai oleh ST dan penumpang FRD, yang melaju melawan arah.
Tak berhenti di situ, mobil Isuzu juga menabrak sepeda motor Honda Scoopy yang di kendarai AKB dan RM.
Mobil Isuzu kehilangan kendali dan menghantam sebuah kios.
Setelah itu, mobil tersebut menabrak bagian belakang truk tangki yang terparkir di bahu jalan.
Akibat dari kecelakaan ini, RM, yang merupakan penumpang dari sepeda motor Honda Scoopy, mengalami luka berat dan kemudian meninggal dunia di RSUD Aceh Tamiang.
Selain itu, pengemudi mobil Isuzu, MK, dan kernetnya mengalami cedera berat di bagian kaki.
Empat penumpang lainnya hanya mengalami luka ringan, sementara sepuluh santri yang menjadi penumpang tidak mengalami cedera serius.
Semua korban telah mendapatkan penanganan medis di rumah sakit setempat.
Polisi juga telah mengamankan seluruh kendaraan yang terlibat untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Saat ini, penyelidikan kami masih berlangsung untuk menentukan penyebab pasti dari kecelakaan ini,” ujarnya.
Dalam konteks keselamatan jalan raya, kecelakaan ini menunjukkan pentingnya kewaspadaan ekstra, terutama di jalur lintas yang sering kali padat dengan berbagai jenis kendaraan.
Pakar transportasi mengingatkan agar pengemudi berhati-hati saat melintasi jalan yang padat kendaraan besar.
Kondisi seperti truk tangki dan mobil penumpang besar memerlukan kewaspadaan ekstra.
“Kecelakaan ini bisa di hindari jika pengemudi memperhatikan keselamatan, seperti menjaga jarak dan kecepatan yang tepat,” kata seorang pakar lalu lintas.
Pihak kepolisian juga menghimbau agar masyarakat lebih waspada, terutama saat melintasi kawasan yang rawan kecelakaan.
Jalan lintas Medan-Banda Aceh dikenal sebagai salah satu jalur yang memiliki lalu lintas padat, sering di lalui oleh kendaraan berat, sehingga risiko kecelakaan meningkat jika tidak berhati-hati.
Kecelakaan ini menjadi pengingat bagi semua pihak untuk lebih memperhatikan aspek keselamatan di jalan raya.
Pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Mereka ingin mengetahui faktor penyebab kecelakaan, termasuk kondisi kendaraan, jalan, dan perilaku pengemudi.
Ikuti Update Berita Terkini Gema Sumatra di: Google News






