Fatih Architecture Studio Banner
Fatih Architecture Studio Banner

Pelajar Banda Aceh Kedapatan Bolos dengan Motor Tidak Standar

Pelajar Yang Bolos Sekolah Diamankan Oleh Polsek Banda Aceh

Ket foto: Pelajar Banda Aceh (Sumber Foto: Instagram/kabaraceh)
Ket foto: Pelajar Banda Aceh (Sumber Foto: Instagram/kabaraceh)

Banda Aceh, Gema Sumatra – Sejumlah pelajar di Banda Aceh yang kedapatan bolos sekolah pada jam belajar di tertibkan oleh Polsek Syiah Kuala.

Mereka di temukan di sekitar Jalan Inong Balee, Gampong Kopelma Darussalam, Banda Aceh, Jumat (8/11/2024).

Polisi mengamankan para pelajar ini karena selain bolos sekolah, mereka juga mengendarai motor yang tidak memenuhi standar keselamatan.

Lokasi penertiban ini berada di dekat pagar Bank Aceh, saat jam belajar masih berlangsung.

Tindakan ini mencerminkan komitmen polisi dalam mengawasi ketertiban dan kedisiplinan pelajar di wilayah tersebut.

Kapolsek Syiah Kuala, Iptu Cut Laila Surya, menyampaikan pesan tegas tentang perlunya kesadaran akan kedisiplinan.

“Setiap pelanggaran yang terjadi langsung kami tindak. Jangan coba-coba bolos sekolah, karena kami siap memberikan tindakan,” ujar Cut Laila.

Baca Juga:  BMKG: Aceh Waspada Hujan Lebat 16–18 Oktober, Potensi Banjir-Longsor

Menurutnya, patroli rutin melakukan penindakan seperti ini dan memastikan pelajar tetap dalam lingkungan yang aman dan disiplin.

Langkah ini menjadi upaya nyata menjaga ketertiban dan meminimalisir risiko pelanggaran di kalangan pelajar.

Motor-motor yang tidak sesuai standar langsung di amankan oleh pihak Sat Lantas Polresta Banda Aceh untuk proses tilang.

Selain untuk menegakkan aturan, langkah ini bertujuan mengurangi risiko kecelakaan, khususnya bagi remaja yang sering tidak mematuhi peraturan lalu lintas.

Berdasarkan aturan yang berlaku, kendaraan yang tidak memenuhi kriteria standar keselamatan tidak di izinkan untuk dipakai di jalan umum, terutama oleh pengendara di bawah umur.

Setelah di amankan, para pelajar ini di kumpulkan di kantor Polsek Syiah Kuala bersama pihak sekolah dan orang tua mereka.

Baca Juga:  Audit Blackout Berlanjut, DPR Aceh Desak Kompensasi

Pada kesempatan tersebut, dilakukan pembinaan yang melibatkan pendekatan emosional.

“Hargai pengorbanan orang tua kalian. Mereka bekerja keras untuk membiayai pendidikan, memberikan uang jajan, dan membeli perlengkapan sekolah,” tegas Cut Laila kepada para pelajar.

Sesi pembinaan ini dilakukan agar para pelajar lebih memahami tanggung jawabnya sebagai siswa.

Mereka di ingatkan tentang pentingnya memanfaatkan waktu sekolah dengan baik dan menghargai pengorbanan orang tua.

Cut Laila berharap pembinaan ini mampu menyadarkan mereka agar lebih disiplin dan fokus pada pendidikan demi masa depan yang lebih baik.

Polsek Syiah Kuala juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam melaporkan tindakan pelanggaran serupa melalui nomor call center polisi yang telah di sediakan.

Baca Juga:  Kapal Pembawa Pengungsi Rohingya di Aceh Milik Nelayan Lokal

Polsek Syiah Kuala menerapkan pendekatan disiplin untuk memberikan efek jera pada pelajar yang melanggar.

Upaya ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran mereka tentang pentingnya keselamatan di jalan.

Pihak kepolisian bertindak sebagai otoritas yang berpengalaman dalam menegakkan hukum dan memberikan pembinaan kepada remaja yang terlibat pelanggaran.

Menurut pengamat pendidikan di Aceh, tindakan tegas terhadap pelajar yang bolos ini sangat penting.

Pelajar perlu di arahkan agar memahami pentingnya pendidikan dan disiplin sebagai bekal untuk masa depan.

Jika di biarkan, tindakan bolos dan melanggar aturan lalu lintas bisa berkembang menjadi kebiasaan buruk.

Ikuti Update Berita Terkini Gema Sumatra di: Google News

Ikuti juga Sosial Media kami di Facebook dan Instagram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *