Aceh Selatan, Gema Sumatra – Tiga pelaku pencurian sepeda motor asal Kecamatan Kluet Utara, H, A, dan M, di tangkap oleh massa.
Mereka di amuk di Desa Keude Trumon, Aceh Selatan, pada Jumat (18/10/2024) sore.
Pemilik sepeda motor memarkir sepeda motor Honda Scoopy berwarna silver dengan Nopol BK 6076 AIE di tepi jalan.
Dia sedang memancing di sungai Desa Teupin Tinggi.
Menurut Kapolsek Trumon, AKP Jumanto, sekitar pukul 17.00 WIB, pemilik sepeda motor melihat mobil Daihatsu Xenia warna putih dengan Nopol BL 1436 GC berhenti di dekat sepeda motornya.
Pelaku kemudian memasukkan sepeda motor tersebut ke dalam mobil dan langsung melarikan diri ke arah Keude Trumon.
“Pemilik sepeda motor berteriak dan berusaha mengejar pelaku sambil menghubungi keluarganya untuk meminta bantuan,” ungkap Kapolsek Jumanto.
Warga yang mendengar teriakan tersebut segera melakukan penghadangan terhadap mobil pelaku.
Sesampainya di Desa Keude Trumon, pelaku yang panik melihat banyaknya warga berusaha menghadang mereka.
Akibatnya, pelaku berusaha melarikan diri dan menabrak seorang pelajar sebelum akhirnya mobil tersebut terhenti setelah menabrak tumpukan batu di tepi jalan.
“Setelah mobil berhenti, massa yang marah segera menangkap ketiga pelaku dan mengamuk,” jelas Kapolsek.
Kejadian ini menunjukkan betapa tingginya keprihatinan masyarakat terhadap keamanan.
“Masyarakat merasa tidak ada pilihan lain dan bertindak sendiri untuk menangkap pelaku. Ini mencerminkan kurangnya kepercayaan terhadap aparat penegak hukum dalam menangani kasus pencurian,” kata seorang warga setempat yang tidak mau di sebutkan namanya.
Menurutnya, tindakan masyarakat tersebut merupakan respons terhadap meningkatnya angka pencurian sepeda motor di daerah tersebut.
Setelah berhasil menangkap pelaku, massa membakar mobil yang digunakan untuk mencuri sepeda motor.
AKP Jumanto mengonfirmasi bahwa ketiga pelaku dan barang bukti telah di amankan oleh personel Polsek Trumon untuk proses hukum lebih lanjut.
“Kami akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus ini dan memastikan keadilan bagi korban,” tambahnya.
Kejadian seperti ini bukan yang pertama kalinya terjadi di Aceh Selatan.
Beberapa kasus pencurian sepeda motor sebelumnya juga di akhiri dengan tindakan massa, yang menunjukkan tingginya frustrasi masyarakat terhadap masalah kejahatan.
Di sisi lain, Kapolres Aceh Selatan, AKBP Mughi Prasetyo Habrianto, mengingatkan masyarakat untuk tetap tenang dan melapor ke pihak berwajib jika menemukan tindakan kriminal.
“Penting bagi masyarakat untuk melaporkan ke polisi agar kami bisa bertindak lebih cepat,” jelasnya.
Peristiwa ini menunjukkan pentingnya kerja sama antara masyarakat dan aparat keamanan dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
Masyarakat di harapkan tetap berperan aktif, namun tetap dalam koridor hukum yang berlaku.
Ikuti Update Berita Terkini Gema Sumatra di: Google News






