Fatih Architecture Studio Banner
Fatih Architecture Studio Banner

Pemadaman Massal di Bogor dan Depok, PLN Lakukan Investigasi Penyebab Gangguan Listrik

Warga diminta untuk tetap waspada dan bersiap menghadapi kemungkinan pemadaman lanjutan

Pemadaman Massal di Bogor dan Depok (*/Istimewa)
Pemadaman Massal di Bogor dan Depok (*/Istimewa)

GEMASUMATRA, Bogor – Warga di sejumlah wilayah di Bogor, Depok, dan Sukabumi dikejutkan dengan pemadaman massal pada Sabtu siang, 28 Juni 2025. Pemadaman ini terjadi secara tiba-tiba sekitar pukul 13.00 WIB dan berlangsung selama beberapa jam, mengakibatkan aktivitas warga terganggu, terutama di perkantoran, pusat perbelanjaan, serta rumah-rumah tangga.

PT PLN (Persero) pun segera merespons keluhan dari masyarakat. Dalam keterangan resminya, PLN menyebut bahwa pihaknya tengah melakukan investigasi mendalam untuk mencari penyebab utama dari gangguan sistem kelistrikan yang melanda beberapa wilayah di Jawa Barat bagian selatan tersebut. Juru bicara PLN mengatakan bahwa tim teknis telah diterjunkan ke lapangan untuk memeriksa sistem jaringan distribusi dan gardu induk utama.

Hingga sore hari, aliran listrik sudah mulai kembali normal di beberapa titik, meski belum sepenuhnya merata. Sejumlah pelanggan masih mengeluhkan pemadaman massal yang belum teratasi dan berharap pihak PLN bisa segera menyelesaikan masalah tersebut agar tidak terjadi lagi dalam waktu dekat.

Baca Juga:  Listrik Sumbar Pulih 100 Persen, Jalan Nasional Masih Terkoyak

Peristiwa ini sontak menimbulkan kekhawatiran dan spekulasi di media sosial. Banyak warga yang mempertanyakan apakah insiden ini berkaitan dengan gangguan sistem di pusat transmisi atau hanya kerusakan lokal di beberapa gardu. Di Twitter, tagar #MatiLampu dan #PLNBogor menduduki trending topic dengan berbagai keluhan dan foto suasana gelap di dalam rumah, mal, hingga jalan raya.

Baca Juga:  Tarif Listrik Triwulan I 2026 Tidak Naik, Ini Dampaknya di Sumatra

Sejumlah pengusaha UMKM juga mengeluhkan dampak kerugian akibat pemadaman ini. Mesin produksi yang tiba-tiba berhenti, alat pendingin makanan yang tidak berfungsi, serta layanan digital yang terhambat menjadi beberapa contoh kendala yang mereka hadapi. Kondisi lalu lintas pun ikut terdampak, terutama di kawasan yang lampu lalu lintasnya ikut padam.

Meski gangguan ini tidak berlangsung hingga malam hari, peristiwa pemadaman serentak ini menjadi catatan serius bagi PLN, terutama karena terjadi saat cuaca dalam kondisi cerah dan tidak ada gangguan alam seperti badai atau petir. Warga berharap agar PLN dapat memberikan penjelasan transparan dan menjamin stabilitas pasokan listrik ke depannya.

Baca Juga:  Krisis Listrik Selatpanjang: Gubernur Target 10 Hari Normal

PLN menegaskan komitmennya untuk menjaga keandalan sistem dan menjamin pelayanan terbaik bagi masyarakat. Mereka juga meminta maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dan mengimbau masyarakat untuk melapor melalui aplikasi PLN Mobile jika mengalami gangguan serupa.

Hingga berita ini diturunkan, PLN masih terus memantau perkembangan sistem kelistrikan dan menjanjikan pembaruan informasi secara berkala. Sementara itu, warga diminta untuk tetap waspada dan bersiap menghadapi kemungkinan pemadaman lanjutan jika perbaikan belum sepenuhnya selesai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *