Fatih Architecture Studio Banner
Fatih Architecture Studio Banner

Puluhan Ha Sawah Terendam Banjir di Deli Serdang

Hujan deras rendam lahan pertanian Pantai Labu; petani minta pompa dan benih

Banjir Deli Serdang (Tom Fisk)
Banjir Deli Serdang (Tom Fisk)

[DELI SERDANG/SUMATERA UTARA], Senin, 10 November 2025, WIB — Puluhan hektare sawah di Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, terendam banjir setelah hujan deras mengguyur wilayah pesisir pada akhir pekan. Air menggenangi hamparan padi yang sebagian telah memasuki masa panen, memicu kekhawatiran gagal panen dan menekan pendapatan petani setempat.

Berdasarkan pantauan visual dan laporan lapangan, genangan mulai terjadi sejak Sabtu malam dan meluas pada Minggu (9/11). Lokasi terdampak berada di areal persawahan dekat permukiman dan saluran irigasi yang meluap. Sejumlah batang padi rebah dan mulai membusuk akibat tergenang lebih dari sehari. Hingga pagi ini, warga bersama perangkat desa masih melakukan pendataan luas terdampak serta memantau ketinggian air.

Dari keterangan kelompok tani, luasan terdampak diperkirakan mencapai “puluhan hektare” dengan kerugian bergantung pada kecepatan surut air dan kemampuan pemulihan lahan. Pada kondisi normal, sawah-sawah di Pantai Labu menjadi sentra padi bagi kebutuhan lokal Deli Serdang—setiap hektare yang gagal panen berarti hilangnya potensi gabah beberapa ton, dan berimbas pada pasokan beras di pasar kecamatan.

“Saat ini padi sudah hampir panen, tapi terendam semua. Kalau air tak cepat surut, kemungkinan besar kami gagal panen,” ujar Sutrisno, Petani Pantai Labu. Ia berharap pemerintah daerah membantu pompa penyedot serta benih untuk tanam ulang agar musim berikutnya tidak hilang. Kelompok tani juga meminta pembersihan saluran air dan normalisasi irigasi untuk mengurangi risiko genangan berulang.

Bagi warga, dampak banjir bukan hanya pada pangan. Genangan juga memasuki pekarangan rumah di beberapa titik, memicu kekhawatiran penyakit kulit dan diare, khususnya pada anak-anak. UMKM penggilingan padi turut terhenti sementara karena pasokan gabah tersendat. Pedagang pengecer khawatir harga beras kemasan kecil merangkak jika pasokan lokal terganggu beberapa minggu ke depan.

Secara klimatologis, awal November menandai fase aktif musim hujan. Otoritas meteorologi sebelumnya mengingatkan potensi cuaca ekstrem yang memicu banjir lokal dan genangan di area rendah. Bagi wilayah pesisir seperti Pantai Labu, kombinasi hujan intens dan limpasan permukaan memperbesar risiko sawah tergenang. Mitigasi jangka pendek mencakup pompanisasi, pembukaan alur pembuang, dan perlindungan bibit; jangka menengah dapat berupa perbaikan irigasi, kolam retensi mikro, dan adaptasi kalender tanam.

Pemerintah desa menyebut pendataan dampak masih berjalan. Warga diimbau mengamankan dokumen penting, menghindari genangan listrik, dan melapor ke posko jika membutuhkan bantuan logistik. Dinas terkait diharapkan segera berkoordinasi dengan BPBD untuk membantu pompa, serta menyiapkan skema benih pengganti dan pendampingan teknis pascabanjir bagi petani terdampak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *