TANGGAMUS, Lampung, Minggu, 28 September 2025, WIB — Gempa bermagnitudo 4,5 mengguncang Tanggamus, Lampung, Jumat (26/9) pukul 21.55. BMKG mencatat episenter di darat, sekitar 19 km barat laut Tanggamus pada kedalaman 5 km. Laporan awal menyebut 9–14 rumah rusak; aparat dan BPBD masih mendata.
Di lapangan, kerusakan terpusat di Kecamatan Semaka, antara lain di Pekon Sidodadi, Tugu Rejo, dan Karang Rejo. Petugas TNI–Polri, BPBD, dan relawan mengevakuasi warga rentan serta memasang garis pengamanan di titik rumah retak/roboh untuk mencegah akses berbahaya. [Menunggu verifikasi] untuk pembaruan titik terdampak.
Parameter BMKG: magnitudo 4,5; koordinat sekitar 5,47 LS dan 104,51 BT; kedalaman 5 km. Guncangan dirasakan skala MMI III–IV di Semaka, III di Kota Agung, dan II–III di Limau. Tidak ada laporan korban jiwa hingga Minggu (28/9) malam.
Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB — “Satu unit rumah dilaporkan rusak berat dan 13 unit rumah rusak ringan.” [Menunggu verifikasi angka final]
Dampak bagi warga: akses lingkungan bisa tersendat saat pembersihan puing; periksa retakan dinding, kolom, balok, dan atap sebelum kembali menempati rumah; hindari bangunan retak. Warga yang membutuhkan dapat menghubungi posko BPBD/kelurahan untuk bantuan terpal, logistik, dan asesmen kelayakan huni.
Latar belakang: sepanjang 24–27 September, BMKG merekam rangkaian gempa dangkal kecil di sekitar Tanggamus (M2,2–M2,6). Wilayah ini termasuk zona rawan gempa darat Sumatra bagian selatan sehingga guncangan lokal berulang perlu direspons dengan kesiapsiagaan komunitas.
Langkah lanjut: BPBD melanjutkan pendataan, validasi kerusakan, dan perbaikan darurat. Pemerintah daerah menyiapkan dukungan logistik bila ada pengungsian terbatas. Warga diimbau mengikuti informasi resmi BMKG/BNPB dan melapor jika menemukan kerusakan baru. [Menunggu verifikasi] untuk rekap kerusakan final.






