Fatih Architecture Studio Banner
Fatih Architecture Studio Banner

Jalan ke Batu Busuk Putus, 235 KK Terdampak

BPBD sebut jalur tak bisa dilintasi; kelurahan siapkan opsi jalur setapak darurat.

Jalan Batu Busuk putus 235 KK
Jalan Batu Busuk putus 235 KK

[PADANG], Rabu, 7 Januari 2026, WIB — Akses utama menuju Batu Busuk, Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kota Padang, putus akibat badan jalan amblas saat banjir pada Jumat dini hari, 2 Januari 2026. Dampaknya, 235 kepala keluarga (KK) dilaporkan terdampak keterisolasian akses.

Pemerintah Kota Padang melaporkan putusnya jalan terjadi setelah banjir kembali menerjang kawasan tersebut. Jalur yang amblas disebut sebagai satu-satunya akses utama menuju jembatan Batu Busuk sehingga mobilitas warga terganggu.

BPBD Kota Padang menyebut peristiwa amblas terjadi sekitar pukul 01.45 WIB. Kerusakan dinilai masif dan tidak memungkinkan dilintasi kendaraan maupun pejalan kaki. Data kelurahan menyebut 235 KK terdampak karena akses terputus.

Baca Juga:  Karhutla Kampar, Dua Heli Water Bombing Diterjunkan

Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, menegaskan kondisi akses saat itu tidak dapat digunakan. “Iya betul, jalan menuju Batu Busuk terputus, tidak bisa dilalui lagi,” ujarnya.

Dampak langsung bagi warga mencakup keterlambatan distribusi kebutuhan harian, akses layanan kesehatan, dan mobilitas pelajar. Warga yang bergantung pada jalur tersebut juga berpotensi kesulitan ketika membutuhkan evakuasi darurat saat cuaca memburuk.

Baca Juga:  Banjir Aceh Barat 1 Remaja Tewas, 3 Kecamatan Terdampak

Lurah Kapalo Koto menyampaikan titik amblas terdalam berada di sekitar depan SMPN 44 Padang, Jalan Koto Tuo. BPBD menilai kondisi jalan telah rentan akibat pengikisan banjir bandang sebelumnya, sehingga saat debit sungai meningkat, struktur jalan semakin mudah tergerus.

Pemerintah kelurahan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan darurat, termasuk rencana pembuatan jalur setapak sementara bagi warga. BPBD mengimbau masyarakat menjauhi aliran sungai saat hujan, memantau informasi peringatan dini, dan menyiapkan kebutuhan dasar bila akses kembali terganggu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *