PEKANBARU, Senin, 3 November 2025, 09.30 WIB — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih dilaporkan terjadi di tujuh kabupaten/kota di Provinsi Riau, dan tim pemadaman dengan armada darat serta udara telah dikerahkan untuk menanganinya.
Kepala BPBD Provinsi Riau, M. Edy Afrizal, menyebut bahwa titik api baru maupun yang masih dalam tahap pendinginan tercatat di kabupaten/kota yaitu Kampar, Pelalawan, Rokan Hulu, Siak, Indragiri Hulu, Rokan Hilir dan Kota Pekanbaru.
Dampak bagi warga meliputi terganggunya kualitas udara, risiko kebakaran meluas ke pemukiman atau lahan pertanian, serta mobilisasi sumber daya pemadaman yang cukup besar.
Lahan yang terbakar bisa mengganggu aktivitas seperti pengambilan hasil sawit atau karet di lahan gambut dan menjadi beban tambahan bagi pemerintah kabupaten. Penanganan dengan helikopter atau unit udara sebelumnya sudah pernah dilakukan di lokasi remote.
Pemerintah Provinsi Riau dan pemerintah kabupaten/kota terkait diimbau memperkuat patroli api di lahan gambut dan memastikan pembakaran lahan ilegal dicegah agar tidak melonjak menjadi bencana besar.






