[SUMATRA], Sabtu, 24 Januari 2026, 13.30 WIB — BMKG merilis informasi “Potensi Cuaca Ekstrem 3 Harian” sebagai rujukan kesiapsiagaan warga dan pemerintah daerah. Untuk Sabtu ini, BMKG mencatat potensi angin kencang di Aceh, hujan sedang–lebat di Bengkulu, hujan sedang–lebat disertai angin kencang di Lampung, serta hujan sedang–lebat di Sumatera Selatan.
Dalam tabel potensi cuaca ekstrem BMKG, Aceh tercatat berpotensi angin kencang pada 24 Januari 2026. Bengkulu berpotensi hujan sedang hingga lebat. Lampung berpotensi hujan sedang hingga lebat serta angin kencang. Sementara Sumatera Selatan tercatat berpotensi hujan sedang hingga lebat dan berlanjut pada beberapa hari berikutnya dalam periode pemantauan.
Selain informasi per provinsi, BMKG juga menyampaikan gambaran cuaca kota-kota besar pada hari ini. Untuk Sumatra, BMKG memprakirakan sejumlah kota besar berada pada kondisi berawan, sementara sebagian lain berpotensi hujan ringan hingga sedang. Kondisi ini penting dipantau karena perubahan intensitas hujan dapat terjadi cepat, terutama di wilayah yang memiliki sebaran awan hujan dan jalur konvergensi.
Prakirawan BMKG Diah Ayu, “secara umum daerah konvergensi memanjang… kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan.”
Dampak yang perlu diantisipasi warga meliputi pohon tumbang saat angin kencang, genangan di ruas jalan, berkurangnya jarak pandang, hingga potensi gangguan perjalanan antarkawasan. Di wilayah yang sedang menghadapi banjir, hujan sedang–lebat dapat memperlambat surutnya genangan, sementara angin kencang berisiko merusak atap dan papan reklame.
Sebagai langkah praktis, warga disarankan mengecek kekuatan atap, mengamankan benda yang mudah terbang, dan menghindari berteduh di bawah pohon saat hujan disertai angin. Pengendara diimbau menurunkan kecepatan, menjaga jarak aman, serta memilih rute alternatif bila ada genangan atau pohon tumbang. Untuk daerah rawan banjir, siapkan tas siaga berisi dokumen, obat rutin, dan kebutuhan dasar.
BMKG meminta masyarakat terus memantau informasi cuaca setempat dan mengikuti arahan petugas daerah, terutama jika muncul peringatan dini atau pembaruan potensi cuaca ekstrem dalam jam-jam berikutnya.






