Fatih Architecture Studio Banner
Fatih Architecture Studio Banner

LRT Palembang Angkut 3,38 Juta hingga Triwulan III

Penggunaan KUE ikut meningkat.

LRT Sumsel
LRT Sumsel

[PALEMBANG, Jumat, 24 Oktober 2025, WIB] — LRT Sumatera Selatan mencatat 3.386.357 penumpang sejak awal tahun hingga Triwulan III 2025. Pada periode Juli–September saja, jumlah pengguna mencapai 1.159.205 atau naik 4% dibanding triwulan sama 2024. KAI Divre III menyebut tren ini menandakan pergeseran warga Palembang ke transportasi publik yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

KAI Divre III bersama Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumsel (BPKARSS) melaporkan peningkatan penggunaan Kartu Uang Elektronik (KUE) yang mengurangi antrian loket dan limbah tiket kertas. Otoritas menilai kedisiplinan penumpang terhadap aturan keselamatan dan kebersihan turut mendukung keandalan layanan harian, termasuk saat jam sibuk kerja dan akhir pekan ke destinasi rekreasi kota.

“LRT menghemat biaya dan waktu perjalanan serta lebih ramah lingkungan. Kami bersama BPKARSS berkomitmen menghadirkan layanan berkelanjutan,” tutur Aida Suryanti, Manajer Humas KAI Divre III Palembang — “Kami dorong penggunaan KUE agar perjalanan lebih cepat, mudah, dan nyaman.”

Baca Juga:  BMKG Peringatan Dini 2 Okt: Sumut–Sumsel–Kepri Waspada

Bagi warga dan pelaku UMKM, performa LRT berkontribusi pada akses pusat kota–bandara–kawasan komersial, memangkas biaya logistik kecil, dan memicu arus pelanggan ke sentra kuliner maupun ritel dekat stasiun. Operator menyebut integrasi promosi event dan tarif khusus saat agenda besar turut menjaga keterisian kursi tanpa mengorbankan ketepatan waktu.

Sejak beroperasi, LRT Sumsel menjadi moda percontohan berbasis rel ringan di luar Jawa. Kinerja triwulanan yang meningkat diraih seiring perawatan sarana-prasarana dan pelatihan petugas layanan pelanggan. Pada semester I 2025, total penumpang juga sudah menembus 2,22 juta, sehingga target tahunan diperkirakan tercapai bila tren akhir tahun bertahan.

Baca Juga:  Progres Tol 73,84% di Palembang–Betung

Ke depan, KAI Divre III dan BPKARSS menyiapkan kampanye etika naik LRT, penertiban pedagang liar, serta opsi peningkatan jadwal pada jam sibuk berdasarkan evaluasi beban penumpang. Pengguna diimbau memanfaatkan pembayaran nontunai dan datang lebih awal saat jam padat untuk menjaga kelancaran naik-turun penumpang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *