Fatih Architecture Studio Banner
Fatih Architecture Studio Banner

Mahasiswa KKN UNAND Edukasi Petani Sariak Terkait Pemanfaatan Pupuk Kompos

Mereka menyampaikan harapan agar edukasi semacam ini bisa terus berlanjut

Foto bersama Mahasiswa KKN dengan Masyarakat Sariak
Foto bersama Mahasiswa KKN dengan Masyarakat Sariak

Sariak – Rabu, 6 Agustus 2025 Sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlanjutan pertanian dan peningkatan kesadaran lingkungan, Mahasiswa KKN Reguler II Universitas Andalas Tahun 2025 yang sedang melaksanakan pengabdian di Nagari Sariak, menggelar kegiatan edukatif bertajuk “Pemanfaatan Pupuk Organik” yang dirangkai dengan pembagian 1 ton pupuk organik kepada para petani lokal. Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Wali Nagari Sariak yang dimulai dari pukul 09.00 hingga 11.00 WIB. Pada acara ini dihadiri oleh 50 orang petani yang tergabung dalam kelompok tani setempat.

Acara ini dihadiri oleh perangkat nagari serta dibuka secara resmi oleh Sekretaris Nagari Sariak, Bapak A. Syafri Imam Marajo. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif mahasiswa KKN yang tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga turut menghadirkan bantuan secara riil bagi petani setempat melalui distribusi pupuk organik.

Dokumentasi Pemberian Pupuk Gratis kepada Perwakilan masyarakat Sariak
*Dari sebelah kiri : Bapak A. Syafri Imam Marajo , Taufiqurrahman Arrazzaq Tarigan

Kegiatan ini disponsori oleh Kelompok Tani Bakung Jaya, yang menjadi penyedia 50 karung pupuk organik, sebagai bentuk dukungan terhadap pertanian berkelanjutan di nagari. Kolaborasi ini menunjukkan sinergi antara mahasiswa, petani, dan pelaku pertanian lokal dalam mendorong praktik pertanian yang ramah lingkungan.

Baca Juga:  Pengujian kesukaan anak-anak di SD 21 VII Koto Sungai Sariak, Nagari Lareh Nan Panjang Selatan

Pada sesi edukasi, mahasiswa KKN memaparkan pentingnya penggunaan pupuk organik sebagai alternatif jangka panjang dalam menghadapi penurunan kualitas tanah akibat penggunaan pupuk kimia. Pupuk organik dinilai mampu memperbaiki struktur tanah, meningkatkan unsur hara, serta menjaga keseimbangan ekosistem pertanian.

Setelah menyampaikan materi, mahasiswa juga memberikan sosialisasi tentang cara pembuatan pupuk organik mandiri menggunakan bahan-bahan sederhana seperti limbah rumah tangga, kotoran ternak, dan sisa panen. Penjelasan mengenai proses fermentasi, pencampuran, dan penyimpanan diberikan dengan metode yang mudah dipahami oleh para petani.

Baca Juga:  Mahasiswa UNNES Gantung Diri, Surat Wasiat Menggugah Empati

Kegiatan diakhiri dengan pembagian pupuk organik kepada seluruh peserta, sebagai bentuk dukungan langsung agar para petani dapat mulai mengaplikasikan pemupukan organik di lahan mereka. Diharapkan bantuan ini menjadi awal dari perubahan menuju pertanian yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Acara yang diselenggarakan oleh Mahasiswa KKN Reguler II Unand – Nagari Sariak disambut baik oleh Masyarakat Nagari Sariak. Masyarakat yang hadir menyampaikan harapan agar edukasi semacam ini bisa terus berlanjut. Tak hanya itu mereka juga mengapresiasi kolaborasi antara mahasiswa dan kelompok tani sebagai langkah konkret dalam menjawab tantangan pertanian masa kini.

Baca Juga:  Mahasiswa KKN UNAND bersama PERDAMI Sumbar menyelenggarakan Pemeriksaan Mata

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Universitas Andalas tidak hanya menyalurkan ilmu pengetahuan, tetapi juga mendorong transformasi praktik pertanian yang lebih bijak terhadap lingkungan. Kolaborasi antara perguruan tinggi, kelompok tani, dan pemerintah nagari menjadi fondasi kuat bagi pertanian masa yang akan datang secara mandiri, sehat, dan berkelanjutan.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *