[AGAM, SUMATERA BARAT], Minggu, 2 November 2025, 10.45 WIB — Gunung Marapi kembali erupsi pukul 05.11 WIB dengan kolom abu sekitar 300 meter di atas puncak. Status masih di Level II (Waspada). Petugas pos pengamatan mencatat arah abu condong ke tenggara dan merekomendasikan penutupan sementara aktivitas wisata pada radius terlarang.
PVMBG melalui aplikasi MAGMA Indonesia mengingatkan masyarakat, pendaki, dan pelaku wisata untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah. Seismogram merekam amplitudo erupsi ringan dan durasi puluhan detik, diikuti aktivitas kegempaan tektonik lokal.
Teguh Purnomo, Petugas Pos Pengamatan G. Marapi — “Erupsi pagi ini tercatat kolom abu sekitar 300 meter, berwarna putih hingga kelabu, intensitas tebal ke arah tenggara. Status tetap Waspada, radius 3 km wajib steril.”
Aktivitas warga di lereng timur dan tenggara disarankan menutup sumber air terbuka dan membersihkan penampungan air hujan dari abu. UMKM kuliner dan homestay di jalur pendakian diminta menunda operasional ke zona rawan sampai evaluasi lanjutan.
Marapi beberapa kali erupsi dalam beberapa bulan terakhir. Rekaman kegempaan harian menunjukkan gempa hembusan dan tektonik lokal. Otoritas memastikan jalur evakuasi desa-desa di lereng tetap siap bila terjadi peningkatan aktivitas.
PVMBG dan BPBD Sumbar terus memantau. Warga diminta mengikuti informasi resmi MAGMA Indonesia dan BPBD setempat; jika terjadi hujan abu, gunakan masker dan kacamata pelindung, serta lindungi pakan ternak.






