Fatih Architecture Studio Banner
Fatih Architecture Studio Banner

OMC Redam Karhutla Riau, Siaga Masa Peralihan

Setelah puncak Juli, awal September dilaporkan nihil karhutla

Karhutla
Karhutla

PEKANBARU, Sabtu, 27 September 2025, WIB — Setelah lonjakan titik panas pada Juli 2025, operasi modifikasi cuaca (OMC) dan penegakan hukum menekan kebakaran hutan dan lahan di Riau. Menjelang awal September, laporan daerah menyebut karhutla nihil, namun kejadian kecil sempat muncul di Dumai pada 3 September.

BMKG menyatakan periode kering Juli—Agustus memicu risiko tinggi karhutla sehingga OMC kembali digelar pada Agustus. Pemerintah pusat dan daerah juga memperkuat personel Manggala Agni, mengoptimalkan water bombing, dan patroli terpadu di lahan gambut yang paling rentan.

Prof. Dwikorita Karnawati, Kepala BMKG — “OMC terbukti efektif menekan laju kebakaran; wilayah rawan di Riau sempat zero hotspot pada 28 Juli.”

Baca Juga:  Sumbar–Kepri–Babel–Sumut: Hujan Lebat Pagi Ini

Bagi warga, kualitas udara membaik memasuki masa peralihan ke penghujan. Namun masyarakat tetap diminta tidak melakukan pembakaran lahan/pekarangan, serta melaporkan asap atau titik api sedini mungkin ke BPBD/BMKG/Polisi Kehutanan setempat.

Catatan Juli menunjukkan penegakan hukum turut berjalan dengan penyegelan perusahaan dan penangkapan pelaku. Pemerintah pusat menyebut sebagian kejadian diduga mengandung unsur kesengajaan, terutama di lahan gambut dan areal perkebunan.

Baca Juga:  Gempa Magnitudo 6,0 Guncang Poso Sulawesi Tengah, Warga Diminta Tenang

Langkah selanjutnya: menjaga kesiapsiagaan posko hingga awal Oktober, melanjutkan operasi darat di kantong gambut, dan menertibkan perizinan serta best practice pembukaan lahan tanpa bakar di desa-desa rawan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *