Fatih Architecture Studio Banner
Fatih Architecture Studio Banner

Penindakan PETI di Kampar: 7 Rakit Diamankan

Polres Kampar operasi gabungan, kerusakan lingkungan di hulu sungai diatasi

PETI Kampar
PETI Kampar

KAMPAR (Riau), Senin, 3 November 2025, 09.30 WIB — Polres Kampar berhasil mengamankan tujuh rakit mesin isap dalam operasi bersama untuk menindak penambangan emas tanpa izin (PETI) yang beroperasi di wilayah kabupaten tersebut.

Kapolres Kampar menyatakan bahwa operasi ini dilakukan setelah menerima laporan masyarakat dan koordinasi dengan instansi lingkungan setempat. “Kami temukan tujuh rakit mesin isap yang digunakan untuk mengeruk sungai tanpa izin. Alat-alat ini kami amankan sebagai barang bukti,” ujarnya.

Aktivitas PETI telah memberi dampak berupa kerusakan lingkungan, sedimentasi sungai, dan ancaman terhadap ekosistem serta masyarakat adat di kawasan hulu.

Baca Juga:  Hari Batik Nasional, Jambi Wajib Batik 2 Oktober

Bagi warga sungai dan sekitar hulu, penindakan ini berarti berkurangnya risiko kerusakan lahan dan pencemaran air — namun juga berdampak pada komunitas yang selama ini memperoleh penghasilan alternatif dari aktivitas PETI.

Masalah tambang emas ilegal memang sudah lama muncul di Riau, terutama di kawasan sungai hulu dan kawasan hutan lindung; pengawasan dan penegakan hukum terus digenjot agar tidak berkembang semakin luas.

Baca Juga:  Banjir Siak 213 KK Terdampak di 4 Kampung

Polres Kampar bersama instansi lingkungan dan pemerintah kabupaten diimbau memperkuat pengawasan, edukasi masyarakat, dan pemulihan kawasan terdampak agar penambangan ilegal tidak kembali muncul secara sembunyi-sembunyi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *