GEMASUMATRA.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok, Sumatera Barat, menegaskan komitmennya untuk mempercepat penurunan angka stunting lewat dukungan penuh terhadap Program Quick Wins yang digagas oleh Kementerian Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga bersama BKKBN.
Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) digelar pada Selasa, 5 Agustus 2025, di Aula Islamic Center Koto Baru. Pertemuan tersebut dihadiri jajaran pemerintah daerah, perbankan, organisasi profesi, serta kader PKK dan KB. Dalam kesempatan itu, diserahkan Dana Alokasi Khusus (DAK) sub bidang Keluarga Berencana senilai Rp 5,026 miliar.
Kepala DPPKBP3A Kabupaten Solok, Maryetti Marwazi, menyampaikan bahwa data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 menunjukkan kenaikan angka stunting di Solok dari 25,4 % pada 2023 menjadi 29,5 % pada 2024. Ia menilai kondisi ini sebagai alarm serius untuk segera mengambil langkah konkret.
Sebagai tindak lanjut, Pemkab Solok meluncurkan sejumlah inisiatif Quick Wins, di antaranya:
- Genting (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting)
- Tamasya (Taman Asuh Sayang Anak)
- Gati (Gerakan Ayah Teladan Indonesia)
- Sidaya (Lansia Berdaya)
- SuperApps Keluarga, layanan digital terpadu bagi keluarga
Wakil Bupati Solok, Candra, menyerukan agar seluruh elemen pemerintahan menjadi penggerak dan teladan dalam gerakan Genting. Ia menegaskan, penanganan stunting membutuhkan keterlibatan lintas sektor—tidak hanya dari sisi gizi dan kesehatan, tetapi juga pendidikan dan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak.






