Fatih Architecture Studio Banner
Fatih Architecture Studio Banner

Rejang Lebong Kondusif Usai Operasi Ketupat

Pengawasan jalur wisata dan titik arus balik masih dilanjutkan untuk menekan risiko gangguan.

Rejang Lebong kondusif usai Operasi Ketupat
Rejang Lebong kondusif usai Operasi Ketupat

REJANG LEBONG, Senin, 30 Maret 2026 18.30 WIB — Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, dipastikan tetap kondusif setelah berakhirnya Operasi Ketupat Nala 2026. Polisi masih memantau objek wisata dan jalur arus balik untuk menjaga pergerakan warga tetap aman pada akhir masa libur Lebaran.

Kapolres Rejang Lebong menyebut pengecekan dilakukan pada sejumlah titik yang ramai didatangi warga, termasuk lokasi wisata dan ruas jalan yang biasa padat saat arus mudik maupun balik. Langkah ini sejalan dengan pola pengamanan yang sebelumnya telah dipetakan saat gelar pasukan Operasi Ketupat di daerah tersebut.

Dalam pemberitaan resmi, Polres menegaskan kondisi kamtibmas di wilayah hukum Rejang Lebong pascalebaran masih terkendali. Pada tingkat provinsi, Polda Bengkulu juga menilai keberhasilan Operasi Ketupat Nala 2026 ditopang sinergi Polri, TNI, dan masyarakat selama masa pengamanan.

Baca Juga:  Bengkulu Latih Penggiat Mangrove Muda, Pesisir Diharap Lebih Tahan Krisis

Bagi warga Rejang Lebong, kepastian situasi kondusif penting karena daerah ini menjadi salah satu lintasan dan tujuan mobilitas warga selama libur, terutama ke kawasan wisata dan jalur yang terhubung ke Curup serta perbatasan. Kondisi aman ikut menentukan kelancaran usaha kecil, transportasi lokal, dan aktivitas keluarga yang masih bergerak pada hari terakhir libur.

Baca Juga:  Deli Serdang Menuju Puncak Arus Balik Kualanamu

Dari sisi perencanaan, pemerintah daerah sebelumnya telah mengikuti gelar pasukan yang memetakan puncak arus mudik pada 14–15 dan 18–19 Maret 2026, serta puncak arus balik pada 24–25 dan 28–29 Maret 2026. Artinya, pengamanan hari ini bukan berdiri sendiri, melainkan bagian dari rangkaian antisipasi yang sudah disusun sejak awal Ramadan.

Meski operasi utama telah berakhir, aparat masih berkepentingan menjaga ritme pengawasan agar gangguan seperti kemacetan lokal, kecelakaan, balap liar, atau tindak kriminal tidak muncul saat aktivitas warga berangsur normal. Patroli rutin di wilayah hukum Rejang Lebong juga sudah dijalankan dalam beberapa pekan terakhir untuk menjaga keamanan kawasan permukiman dan jalan penghubung.

Baca Juga:  Polres Aceh Tengah Tangkap DPO Kasus Pelecehan Anak

Apa berikutnya, warga diminta tetap tertib berkendara, menghindari perjalanan malam jika lelah, dan mengikuti arahan petugas di titik rawan. Untuk keluarga yang masih berwisata atau dalam perjalanan pulang, pengecekan kendaraan dan kondisi pengemudi tetap menjadi langkah paling praktis untuk menekan risiko di penghujung libur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *