[PALEMBANG, Sumatera Selatan], Selasa, 4 November 2025, 11.05 WIB — BMKG mengeluarkan peringatan dini untuk wilayah Sumatera Selatan pada pagi ini. Pukul 07.00 WIB, prakirawan memperkirakan hujan sedang hingga lebat disertai kilat/petir dan angin kencang terjadi mulai sekitar 07.30 WIB di Musi Rawas (Muara Beliti, Tiang Pumpung Kepungut) dan Kota Lubuklinggau, dengan potensi meluas ke Lahat (Kikim Barat), Musi Rawas (Tugumulyo, Jayaloka, STL Ulu Terawas, Selangit, Purwodadi, BTS Ulu, Sumber Harta, Tuah Negeri, Suka Karya), Empat Lawang (Tebing Tinggi, Saling), serta kecamatan lain di Lubuklinggau. Durasi kondisi diperkirakan hingga 09.30 WIB.
Peringatan pendek (nowcasting) ini dikeluarkan untuk memberi jeda waktu antisipasi kepada warga dan pelaku usaha. Selain wilayah barat Sumsel, BMKG pusat juga menegaskan Indonesia memasuki puncak musim hujan, sehingga frekuensi peringatan dini berpeluang lebih sering dalam beberapa pekan ke depan.
Prakirawan BMKG Sumatera Selatan menyatakan peringatan nowcasting berlaku 0–6 jam dan menekankan agar warga mengikuti pembaruan berkala. Bagi pelaju antar-kabupaten dan pengguna roda dua, hujan pagi berpotensi menurunkan jarak pandang dan meningkatkan risiko jalan licin, khususnya di ruas dengan drainase kurang baik.
Dampak bagi warga/UMKM: tunda aktivitas luar ruang berisiko (pekerjaan ketinggian, pemasangan baliho), cek talang dan saluran air di rumah/toko agar tidak tersumbat, amankan dokumen/perangkat elektronik dari rembesan, dan bagi pedagang kaki lima — siapkan penutup lapak tambahan. Perangkat desa/kelurahan diimbau memonitor titik rawan genangan serta menyiapkan pompa portabel bila tersedia.
Sebagai latar, prakiraan iklim BMKG Sumsel memprediksi curah hujan kategori menengah–tinggi di sebagian besar wilayah pada November 2025. Hal ini sejalan dengan dinamika atmosfer aktif di awal puncak musim hujan yang meningkatkan risiko banjir, longsor, dan angin kencang.
Langkah lanjut: pantau pembaruan peringatan dini per 30–60 menit dari BMKG; jika terjadi hujan lebat disertai angin kencang, hindari berteduh di bawah papan reklame/pepohonan rapuh; laporkan genangan/longsor setempat ke BPBD/dinas terkait.






