[MEDAN, SUMATERA UTARA], Minggu, 9 November 2025, 19.40 WIB — Tim Penetapan Harga TBS Sumatera Utara menetapkan harga tandan buah segar (TBS) kelompok umur 10–20 tahun sebesar Rp 3.399,76/kg untuk periode 5–11 November 2025. Nilai ini turun Rp 175,73/kg dari pekan sebelumnya yang berada di Rp 3.575,49/kg, mencerminkan koreksi pada pasar sawit hulu di Sumut.
Dalam keputusan pekanan tersebut, harga CPO acuan ditetapkan Rp 13.622/kg dan kernel Rp 11.943/kg dengan indeks K 93,30%. Penurunan TBS pekan ini juga terlihat pada rincian per umur tanaman: misalnya usia 21 tahun Rp 3.393,10/kg, serta kelompok 3–9 tahun yang ikut melemah.
Pada level lapangan, sebaran harga kabupaten/kota menunjukkan Mandailing Natal tertinggi sekitar Rp 3.235/kg, sedangkan Labuhanbatu berkisar Rp 2.700/kg, menggambarkan variasi daya serap pabrik dan mutu TBS antardaerah.
“Harga pekan ini cenderung stagnan bahkan menurun; petani berharap ada perbaikan sebelum akhir tahun,” ujar Gus Dalhari Harahap, Ketua DPW APKASINDO Sumut. Ia meminta pabrik dan pemangku kebijakan menjaga transparansi formula agar posisi tawar petani tetap terjaga di tengah fluktuasi pasar.
Penurunan Rp 175,73/kg pada kelompok produksi utama (10–20 tahun) menekan margin panen pekebun rakyat, khususnya yang memiliki biaya panen–angkut tinggi.
Di sentra seperti Labuhanbatu, Asahan, dan Langkat, perbedaan jarak kebun–pabrik dapat memperlebar selisih harga bersih di tingkat petani. Pelaku UMKM jasa angkut, warung sapras panen, dan bengkel di kawasan kebun ikut terdampak oleh penundaan panen saat harga kurang menarik.
Harga TBS Sumut sempat menguat pada Oktober namun kembali terkoreksi memasuki November. Di sisi hilir, harga CPO pekanan melemah dibanding periode sebelumnya sehingga menekan formula penetapan TBS.
Pekan lalu (29 Oktober–4 November), kelompok 10–20 tahun masih di Rp 3.575,49/kg; pergeseran ke Rp 3.399,76/kg pekan ini mempertegas tren konsolidasi setelah reli di triwulan sebelumnya.






