Fatih Architecture Studio Banner
Fatih Architecture Studio Banner

Way Kanan Mulai Perbaikan Jalan Rp172,2 Miliar

Tiga paket prioritas dibuka untuk akses tani dan konektivitas antarwilayah

Perbaikan jalan Way Kanan (Smaart)
Perbaikan jalan Way Kanan (Smaart)

WAY KANAN, Kamis, 9 April 2026, 16.40 WIB — Pemerintah Provinsi Lampung mulai merealisasikan perbaikan jalan di Kabupaten Way Kanan dengan total tujuh paket pekerjaan senilai Rp 172,2 miliar dan panjang penanganan 20,20 kilometer sepanjang 2026.

Bagi warga Way Kanan, proyek ini penting karena menyasar ruas yang selama bertahun-tahun dikeluhkan rusak dan menghambat distribusi hasil pertanian. Perbaikan tahap awal difokuskan pada tiga paket prioritas yang dinilai paling mendesak untuk mobilitas harian dan biaya angkut warga.

Data pemerintah provinsi menunjukkan ruas Kasui–Air Ringkih ditangani sepanjang 5,64 kilometer dengan anggaran Rp 53,319 miliar, ruas Simpang Sopoyono–Serupa Indah sepanjang 1 kilometer dengan anggaran Rp 7,651 miliar, serta ruas Tegal Mukti–Tajab sepanjang 8,937 kilometer dengan anggaran Rp 67,017 miliar. Pemerintah menyebut pembangunan ini bagian dari percepatan konektivitas dan pertumbuhan ekonomi baru di Way Kanan.

Baca Juga:  Tol Betung–Tempino–Jambi Seksi 3 Beroperasi Tanpa Tarif, Waktu Tempuh Jauh Lebih Singkat

Rahmat Mirzani Djausal, Gubernur Lampung, menegaskan pembangunan jalan harus dikerjakan dengan kualitas terbaik dan drainase yang terjaga agar umur layanan jalan lebih panjang. Di lapangan, warga Gunung Sari, Khoiri Mashudi, menyebut ruas Kasui–Air Ringkih sebagai urat nadi perekonomian Way Kanan yang sangat dibutuhkan petani dan pelaku usaha lokal.

Dampak langsung yang diharapkan warga adalah waktu tempuh yang lebih singkat, biaya logistik hasil kebun yang lebih rendah, dan berkurangnya risiko kecelakaan di ruas rusak. Pemerintah provinsi juga menekankan perbaikan ini harus diikuti pengawasan terhadap drainase dan beban kendaraan agar jalan tidak cepat kembali rusak.

Baca Juga:  Gelombang 1,5–2,5 Meter Ancam Pesisir Barat & Selat Sunda

Secara lebih luas, Lampung menargetkan percepatan pembangunan jalan provinsi pada 2026. Pemerintah menyebut angka kemantapan jalan provinsi 2025 berada di kisaran 75 persen dan ditargetkan naik menjadi 86 persen pada akhir 2026 melalui pembangunan hampir 200 kilometer jalan.

Berikutnya, warga akan menunggu progres fisik tiga paket awal dan kepastian paket lanjutan pada ruas lain di Way Kanan. Pengendara diimbau mematuhi pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi pekerjaan, memperhatikan alat berat, dan menyesuaikan waktu perjalanan bila melintas di titik pembangunan aktif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *