Gaya Hidup, Gema Sumatra – Delisa, yang selamat dari tragedi tsunami Aceh pada tahun 2004, kini menjadi contoh nyata ketangguhan dan keberanian hidup.
Dikenal luas melalui film “Hafalan Shalat Delisa,” yang mengangkat kisahnya saat masih kecil, perjalanan hidupnya menjadi sumber inspirasi bagi banyak orang.
Sekarang, Delisa sudah tumbuh dewasa dan meraih kesuksesan di dunia perbankan, bekerja di BSI Aceh, sebuah pencapaian luar biasa yang mencerminkan semangat juang dan dedikasi yang tinggi.
Sebagai salah satu penyintas tsunami yang masih hidup, kisah Delisa tidak hanya menyentuh hati masyarakat Aceh, tetapi juga menginspirasi banyak pihak.
Ia menjadi simbol kekuatan mental dan pentingnya untuk tidak pernah menyerah meski menghadapi kesulitan hidup yang begitu berat.
Dalam sebuah wawancara dengan Radar Bogor, Delisa mengatakan, “Kehidupan saya telah berubah total setelah tsunami.
Namun, saya selalu berusaha untuk bangkit dan memberikan yang terbaik, untuk diri saya dan keluarga.”
Pencapaian Delisa juga di warnai dengan dukungan dari berbagai pihak.
Sebagai contoh, keberhasilan dalam kariernya berkat pendidikan dan pelatihan yang di dapatkan di Aceh.
Selain itu, peran keluarga dan komunitas sekitar juga sangat penting dalam membantunya melewati masa-masa sulit setelah bencana. Pada tahun 2020,
Ia berperan dalam pembuatan film dokumenter yang mengedukasi masyarakat tentang bencana.
Film ini juga menggambarkan perjuangannya dalam membangun kembali kehidupan setelah tsunami Aceh 2004.
Film dokumenter yang mengisahkan kehidupannya yang berjudul Saya Delisa, di sutradarai oleh Maulana Akbar dan di produksi oleh Museum Tsunami Aceh.
Ia mengungkapkan betapa kuatnya semangat hidup Delisa meskipun di hantam oleh peristiwa yang luar biasa memilukan.
Dalam premier film tersebut, Akbar mengungkapkan bahwa Delisa adalah seorang sosok yang sangat inspiratif.
“Delisa adalah contoh nyata bahwa meskipun masa lalu kita penuh luka, masa depan masih bisa penuh harapan,” ujarnya.
Ia kini berkomitmen untuk terus memberi kontribusi positif melalui pekerjaannya.
Dalam sebuah kesempatan, ia mengungkapkan bahwa ia ingin mengajak generasi muda untuk tidak menyerah pada keadaan.
Ia mengingatkan agar mereka terus berjuang meraih impian, meski rintangan besar menghadang.
“Saya ingin menunjukkan bahwa apapun yang terjadi, kita harus terus berjuang dan meraih impian kita,” kata Delisa.
Dengan kisah hidup yang penuh inspirasi, ia berhasil membuktikan ketangguhannya setelah bertahan dari tsunami Aceh 2004.
Kisah hidupnya menunjukkan bagaimana ketekunan dapat membawa perubahan besar dalam hidupnya.
Kini, ia menjadi simbol harapan bagi banyak orang, terutama bagi mereka yang pernah merasakan dampak bencana alam yang menghancurkan.
Ikuti Update Berita Terkini Gema Sumatra di: Google News






