Olahraga, Gema Sumatra – Pau Cubarsi, bek muda Barcelona, mengalami cedera wajah serius saat melawan Crvena Zvezda di Liga Champions.
Meskipun terluka parah, Cubarsi menunjukkan semangat juang yang luar biasa untuk tetap bertanding.
Pada Kamis (7/11), saat mencoba merebut bola dari kaki Uros Spajic, tendangan keras mengenai wajah Cubarsi, membuat pipinya robek parah.
Wajah Cubarsi berlumuran darah setelah terkena tendangan lawan.
Meski begitu, ia terus melanjutkan permainan tanpa bantuan medis, menunjukkan tekad yang luar biasa.
Setelah pertandingan, manajer Barcelona Hansi Flick mengungkapkan bahwa meskipun Cubarsi mengalami luka serius, kondisi pemain muda itu baik-baik saja.
Flick juga menambahkan bahwa Cubarsi menerima 10 jahitan sebagai bagian dari perawatan cedera wajahnya
“Pau Cubarsi baik-baik saja setelah insiden ini. Namun, ia harus menerima 10 jahitan untuk mengobati luka di wajahnya,” ungkap Flick dalam wawancaranya dengan media.
Cubarsi yang baru berusia 17 tahun, saat ini menjadi bagian penting dari lini pertahanan Barcelona.
Meskipun masih muda, ia telah menunjukkan kematangan dalam permainannya, tampil sebanyak 16 kali di berbagai kompetisi musim ini.
Cedera yang di alami Cubarsi menunjukkan betapa kerasnya perjuangan seorang pemain muda di level tertinggi sepak bola Eropa.
Meskipun harus menerima perawatan medis, Cubarsi tetap menunjukkan keberanian.
Ia terus bermain dengan tekad, meski kondisi fisiknya tidak memungkinkan.
Keberanian Cubarsi dalam menghadapi cedera ini menjadi bukti mentalitas yang dimilikinya sebagai seorang atlet profesional.
Kondisi wajahnya yang babak belur tidak membuatnya mundur, bahkan ia bertekad untuk kembali segera beraksi bersama tim. Barcelona sendiri akan memantau proses pemulihannya dengan cermat.
Para penggemar dan pihak klub tentunya berharap agar cedera tersebut tidak mempengaruhi perkembangan karier sang bek muda.
Menurut Dr. David Taylor, seorang ahli kedokteran olahraga, cedera seperti yang di alami Cubarsi memang dapat mengganggu performa fisik pemain dalam jangka pendek.
Namun, dengan pemulihan yang tepat, ia bisa kembali ke lapangan dengan penuh kekuatan.
“Cedera wajah yang membutuhkan jahitan memang dapat mengganggu, namun pemain muda seperti Cubarsi bisa bangkit kembali lebih kuat dari sebelumnya,” jelas Dr. Taylor
Ketangguhan Cubarsi menginspirasi rekan-rekannya di Barcelona dan penggemar sepak bola di seluruh dunia.
Perjuangannya yang luar biasa menghadapi cedera menunjukkan komitmen dan semangatnya dalam permainan.
Sebagai pemain muda yang memiliki masa depan cerah, Cubarsi menunjukkan bahwa di balik setiap luka ada peluang untuk berkembang lebih baik.
Ikuti Update Berita Terkini Gema Sumatra di: Google News






