Aceh, Gema Sumatra – Sekitar 500 mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Wilayah Batee Iliek, Bireuen, mengungkapkan dukungan penuh kepada Bustami Hamzah.
Mereka juga mendukung pasangannya, Fadhil Rahmi, dalam Pilkada Gubernur Aceh 2024.
Deklarasi tersebut dilakukan di aula Hotel Matang Raya, Peusangan, Bireuen, pada Jumat, 18 Oktober 2024.
Kehadiran Bustami Hamzah secara langsung di acara tersebut semakin memperkuat antusiasme para eks pejuang yang hadir.
Dukungan ini menunjukkan keyakinan kuat para mantan kombatan terhadap kombinasi kepemimpinan yang di tawarkan oleh Bustami dan Fadhil, yang di anggap sebagai harapan baru untuk Aceh.
Selain itu, dukungan untuk Bustami juga datang dari berbagai wilayah di Aceh.
Di Kecamatan Juli, Bireuen, eks kombatan Abdul Hanif turut memberikan dukungannya kepada Bustami dalam acara serupa.
Kehadiran mereka memperkuat solidaritas para eks kombatan yang merasa perlu mendukung Bustami Hamzah dan Fadhil Rahmi sebagai calon pemimpin Aceh periode 2025-2030.
Salah satu sosok penting yang turut menyampaikan pernyataan adalah Ismuhar alias Mancong, mantan Panglima GAM Daerah II Wilayah Batee Iliek.
Mancong menyampaikan bahwa meskipun sudah 20 tahun perdamaian di Aceh tercapai, kesejahteraan mantan kombatan masih jauh dari yang di harapkan.
Menurutnya, banyak eks kombatan yang hidup dalam kondisi yang tidak stabil dan belum mendapatkan kesejahteraan yang layak.
Hal ini menjadi alasan kuat mengapa dukungan di berikan kepada Bustami dan Fadhil, yang di harapkan mampu membawa perubahan bagi Aceh.
Mancong menegaskan bahwa banyak janji politik pasca-konflik tidak terpenuhi, menyisakan kekecewaan di kalangan mantan kombatan.
“Janji yang banyak justru dari pedagang, pengangguran masih ada di gang-gang kecil,” ungkapnya.
Ia berharap kepemimpinan Bustami dan Fadhil bisa memenuhi harapan masyarakat Aceh, terutama mereka yang pernah berjuang dalam konflik GAM.
Bagi banyak mantan kombatan, Bustami Hamzah dan Fadhil Rahmi di anggap sebagai sosok yang memiliki kombinasi sempurna antara pengalaman birokrasi dan semangat keislaman.
Hal ini, menurut Mancong, menjadi nilai tambah yang membuat mereka layak untuk memimpin Aceh.
Dalam pidatonya, ia juga menyebutkan bahwa mantan kombatan GAM sangat mencintai Bustami, dan berharap Bustami juga membalas cinta tersebut dengan tindakan nyata.
Deklarasi ini bukanlah yang pertama kali dilakukan oleh kelompok eks kombatan GAM.
Sebelumnya, dukungan untuk Bustami datang dari berbagai wilayah di Aceh, termasuk Kecamatan Juli, Bireuen.
Eks kombatan Abdul Hanif juga memberikan dukungannya dalam acara serupa.
Dukungan dari berbagai elemen masyarakat ini menegaskan bahwa Bustami dan Fadhil semakin mendapatkan tempat di hati masyarakat Aceh yang menginginkan perubahan.
Bustami Hamzah dan Fadhil Rahmi kini semakin memperkuat posisi mereka sebagai calon kuat dalam Pilkada Aceh 2024.
Dukungan terus mengalir dari berbagai pihak, memberikan sinyal positif bagi kampanye mereka.
Dukungan mantan kombatan GAM dan masyarakat luas menunjukkan harapan besar untuk perubahan di Aceh.
Mereka percaya bahwa kepemimpinan Bustami Hamzah dan Fadhil Rahmi dapat membawa masa depan yang lebih baik.
Ikuti Update Berita Terkini Gema Sumatra di: Google News