Fatih Architecture Studio Banner
Fatih Architecture Studio Banner

Farmasi RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang Pulih Bertahap

Subbagian pelayanan kembali ditata, distribusi obat masih manual

Farmasi RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang
Farmasi RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang

[KABUPATEN ACEH TAMIANG], Minggu, 18 Januari 2026, 09.12 WIB — Instalasi Farmasi RSUD Muda Sedia di Kabupaten Aceh Tamiang mulai pulih dan kembali beroperasi bertahap pascabanjir. Pemulihan ini memulihkan rantai pelayanan obat bagi pasien rawat inap dan layanan darurat, meski sebagian proses masih dilakukan manual karena kendala sistem.

Pemulihan instalasi farmasi dilakukan setelah fasilitas sempat terdampak genangan lumpur yang menghambat operasional. Rumah sakit menata ulang ruang, peralatan, serta alur kerja agar pelayanan obat dapat berjalan lagi dengan penyesuaian kondisi lapangan. Manajemen RSUD menempatkan prioritas pada keamanan penyimpanan dan ketertiban penataan obat, terutama untuk jenis sediaan yang membutuhkan standar penyimpanan tertentu.

Dari sisi layanan, distribusi obat saat ini masih dilakukan secara manual karena aplikasi farmasi belum dapat dioperasikan akibat gangguan server. Dampaknya, pencatatan keluar-masuk obat belum kembali sepenuhnya terhubung ke sistem stok seperti sebelum bencana. Petugas melakukan pencatatan manual secara terkontrol untuk menjaga akurasi stok, sembari memastikan pasien tetap menerima obat sesuai kebutuhan terapi.

Baca Juga:  Dinas Kesehatan Aceh Gelar Baksos Kesehatan di Pulo Aceh

Kepala Instalasi Farmasi RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang, Puput Mayasari, menjelaskan penataan dilakukan bertahap karena keterbatasan sumber daya dan kondisi sarana prasarana. Ia menegaskan, pemulihan diarahkan agar seluruh pelayanan farmasi bisa kembali terpusat di gedung instalasi setelah penataan dinilai aman.

“Kami menyusun obat-obatan secara bertahap sesuai bentuk sediaan dan tata cara penyimpanan yang berlaku. Jika nanti sudah tertata rapi dan aman, seluruh pelayanan farmasi baik rawat jalan maupun rawat inap akan kami pindahkan ke gedung ini,” ujar Puput Mayasari, Kepala Instalasi Farmasi RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang.

Baca Juga:  Aceh Tamiang Banjir, Jalan Nasional Tergenang

Bagi warga Aceh Tamiang, pulihnya instalasi farmasi berarti waktu tunggu dan beban mobilitas berangsur membaik, terutama untuk pasien yang membutuhkan obat rutin. Namun, karena distribusi masih manual dan sebagian layanan masih berjalan di gedung terpisah, pasien diminta mengikuti arahan petugas, membawa dokumen berobat yang lengkap, serta datang sesuai jadwal kontrol agar alur pelayanan lebih tertib.

Baca Juga:  Banjir Rendam 15 Desa di Nagan Raya, Akses Jalan Terganggu

Pemulihan layanan rumah sakit menjadi bagian penting dari penanganan dampak banjir yang sempat mengganggu layanan kesehatan di daerah. Rumah sakit menargetkan pemulihan bertahap ini berujung pada layanan yang kembali normal, termasuk penataan sistem, pemulihan sarana, dan penguatan logistik obat.

Ke depan, rumah sakit akan melanjutkan pembenahan fasilitas dan pemulihan sistem agar pendistribusian obat kembali terintegrasi. Warga juga diimbau tetap memantau informasi resmi rumah sakit dan dinas terkait, terutama mengenai lokasi layanan yang masih bersifat penyesuaian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *