GEMASUMATRA.COM, TAPANULI UTARA – Sebanyak 63 petani di Kabupaten Tapanuli Utara menerima 5,3 ton bibit bawang merah varietas Batu Ijo melalui program pengembangan pertanian yang dijalankan Sarulla Operations Ltd (SOL).
Bantuan pada September 2026 tersebut disalurkan kepada kelompok tani di empat desa dan kelurahan di Kecamatan Pahae Jae dan Pahae Julu. Program tidak hanya berupa penyerahan bibit, tetapi juga mencakup pendampingan teknis dari tahap persiapan lahan hingga pascapanen.
Rinciannya, sekitar 1,95 ton bibit disalurkan kepada 25 petani dari tujuh kelompok tani di Desa Siopat Bahal, Pahae Jae. Sebanyak 1,95 ton lainnya diberikan kepada 23 petani di Desa Lontung Dolok dan Kelurahan Onan Hasang, Pahae Julu. Sementara sekitar 1,4 ton dialokasikan kepada 15 petani di Desa Pardamean Nainggolan, Pahae Jae.
Program pengembangan bawang merah tersebut telah berjalan sejak 2021 dan melibatkan puluhan kelompok tani. Dukungan yang diberikan mencakup sarana produksi seperti bibit, pupuk, kompos, mulsa dan kebutuhan budidaya lainnya yang disesuaikan dengan kondisi lapangan.
Pelaksana program juga bekerja sama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Tapanuli Utara melalui Balai Penyuluhan Pertanian Pahae Jae dan Pahae Julu. Pendampingan diarahkan agar petani tidak hanya menerima bantuan produksi, tetapi memperoleh pengetahuan yang dapat diterapkan pada musim tanam berikutnya.
Pengembangan hortikultura seperti bawang merah dapat menjadi salah satu jalur diversifikasi usaha tani dan penguatan ekonomi rumah tangga apabila didukung produksi yang konsisten, pendampingan teknis, dan akses pasar.
Sumber informasi: ANTARA Sumut dan Medan Pos Online, 30 September 2026.






