KOTA JAMBI — Pemerintah Kota Jambi menyiapkan pengaliran jaringan gas rumah tangga untuk 15.000 sambungan rumah baru yang ditargetkan mulai beroperasi pada Oktober 2026.
Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Kota Jambi, Hendra Saputra, mengatakan pembangunan jaringan saat ini berada pada tahap penyelesaian dan commissioning atau uji coba sebelum gas dialirkan kepada masyarakat.
Commissioning dilakukan secara bertahap pada setiap Metering Regulating Station (MRS). Tahapan tersebut diperlukan untuk memastikan jaringan aman, termasuk memeriksa kemungkinan kebocoran mulai dari pipa induk hingga sambungan di rumah warga.
Pembangunan jargas tahun ini difokuskan di lima kelurahan. Tiga di antaranya berada di Kecamatan Alam Barajo, yakni Simpang Rimbo, Rawasari, dan Beliung. Dua wilayah lainnya adalah Kelurahan Paal V dan Suka Karya di Kecamatan Kota Baru.
Pemerintah Kota Jambi masih menunggu hasil survei Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral untuk rencana pengembangan jaringan pada tahap berikutnya. Hasil survei tersebut nantinya menjadi salah satu dasar penentuan wilayah prioritas.
Menurut pemerintah kota, tingginya minat masyarakat terhadap jargas perlu diimbangi dengan pembangunan infrastruktur yang mempertimbangkan kondisi lapangan. Faktor yang diperhatikan antara lain titik akhir jaringan yang sudah tersedia, kepadatan penduduk, struktur permukiman, dan kondisi wilayah.
Pemkot Jambi berharap jaringan gas dapat diperluas secara bertahap sehingga akses energi rumah tangga semakin merata. Namun sebelum digunakan, aspek keselamatan jaringan tetap menjadi prioritas utama melalui proses pengujian teknis.
Sumber: ANTARA, 5 Oktober 2026.
Editor: Azlan Shah






