Fatih Architecture Studio Banner
ScienceTech Horizon Banner

Aceh Tengah Dapat Rp2,6 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Pasar Pascabencana

Ilustrasi aktivitas dan komoditas pasar tradisional. Foto: Anggit Rizkianto/Unsplash

GEMASUMATRA.COM, ACEH TENGAH — Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah memperoleh dukungan anggaran sebesar Rp2,6 miliar dari Kementerian Perdagangan untuk rehabilitasi empat pasar yang terdampak bencana hidrometeorologi.

Dukungan tersebut berasal dari Dana Tugas Pembantuan Sarana Perdagangan Pascabencana Tahun Anggaran 2026. Program ini diarahkan untuk memulihkan fungsi fasilitas perdagangan yang terdampak sehingga aktivitas jual beli masyarakat dapat berjalan kembali dengan lebih baik.

Pemulihan pusat ekonomi masyarakat

Pasar tradisional memiliki peran penting sebagai simpul ekonomi lokal karena menjadi tempat bertemunya pedagang, petani, pelaku usaha kecil, dan konsumen. Kerusakan sarana pasar setelah bencana dapat mengganggu distribusi barang serta mengurangi kenyamanan dan keamanan aktivitas perdagangan.

Rehabilitasi empat pasar tersebut diharapkan tidak hanya memperbaiki kondisi fisik bangunan, tetapi juga mendukung pemulihan kegiatan ekonomi masyarakat di kawasan terdampak. Penataan kembali sarana perdagangan menjadi salah satu bagian penting dalam fase rehabilitasi pascabencana, terutama di daerah yang aktivitas ekonominya sangat bergantung pada pasar lokal.

Dana tugas pembantuan untuk sarana perdagangan

Skema tugas pembantuan memungkinkan pemerintah pusat memberikan dukungan kepada pemerintah daerah untuk melaksanakan program tertentu sesuai prioritas nasional. Dalam kasus Aceh Tengah, dukungan diarahkan khusus pada sarana perdagangan yang terdampak bencana hidrometeorologi.

Pemerintah daerah selanjutnya perlu memastikan pelaksanaan rehabilitasi memenuhi kebutuhan pedagang dan pengunjung, termasuk aspek keamanan, sanitasi, aksesibilitas, serta ketahanan fasilitas terhadap risiko bencana di masa mendatang.

Dengan pulihnya fasilitas pasar, pergerakan komoditas lokal diharapkan kembali lancar dan ruang usaha masyarakat dapat berfungsi secara lebih layak. Pemulihan pasar juga penting untuk menjaga keberlanjutan pendapatan pedagang kecil yang terdampak gangguan aktivitas ekonomi pascabencana.

Sumber informasi: ANTARA, 6 Oktober 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *