Fatih Architecture Studio Banner
ScienceTech Horizon Banner

Aceh Tamiang Bangun 178 Huntap dengan Teknologi RISHA di Alur Jambu

Pembangunan rumah permanen di Alur Jambu menggunakan sistem RISHA dan dilengkapi rencana prasarana lingkungan.

Ilustrasi rumah di Indonesia untuk berita bantuan rumah rusak berat pascabencana Aceh

ACEH TAMIANG — Pemerintah mempercepat pembangunan 178 hunian tetap bagi masyarakat terdampak bencana di Desa Alur Jambu, Kecamatan Bandar Pusaka, Kabupaten Aceh Tamiang. Proyek tersebut menggunakan teknologi Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA) yang dirancang untuk mempercepat pekerjaan konstruksi.

Peletakan awal pembangunan berlangsung pada Kamis, 8 Oktober 2026. Deputi Bidang Koordinasi Pembangunan Perumahan dan Sarana Prasarana Permukiman Kementerian Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Ronny Hutahayan, menyampaikan bahwa percepatan hunian permanen diperlukan agar warga tidak terlalu lama tinggal di hunian sementara.

Pengembangan kawasan tidak hanya mencakup unit rumah. Pemerintah juga menyiapkan prasarana, sarana, dan utilitas umum yang diperlukan sebelum warga dapat menempati rumah, termasuk akses jalan dan kebutuhan pelayanan dasar.

Baca Juga:  Aceh Masuki Fase Rehabilitasi dan Rekonstruksi, Anggaran Pemulihan Capai Rp58,97 Triliun

Pelaksana Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Wilayah Aceh, Safrizal Z.A., menjelaskan pemanfaatan RISHA dapat mempersingkat sejumlah tahapan struktur bangunan dibandingkan proses pengecoran konvensional di lokasi.

Menurut keterangan pemerintah yang dilaporkan ANTARA, Aceh Tamiang menargetkan penyelesaian 2.399 hunian tetap pada 2026. Target tersebut merupakan rencana pemerintah, bukan jumlah unit yang sudah diserahterimakan kepada penerima manfaat.

Baca Juga:  Aceh Besar Dorong Layanan Publik Inklusif Disabilitas dan Tangguh Bencana

Pemerintah meminta pihak pelaksana mengantisipasi kondisi hujan selama pengerjaan. Keterlibatan masyarakat dalam mengawasi mutu bangunan juga diharapkan membantu memastikan hunian aman dan layak ditempati.

Perkembangan di Alur Jambu menjadi salah satu bagian dari rekonstruksi permukiman pascabencana di Aceh yang membutuhkan keterpaduan antara pembangunan rumah, infrastruktur kawasan, dan kesiapan layanan dasar.

Baca Juga:  Angin Kencang Sebabkan Pohon Tumbang di Aceh Besar

Keterangan gambar unggulan: Foto ilustrasi rumah tinggal dari arsip media GemaSumatra; bukan dokumentasi pembangunan RISHA di Alur Jambu. Sumber foto: Corina Rainer/Unsplash.

Sumber informasi: ANTARA, 8 Oktober 2026. Penyunting: Azlan Shah.