Fatih Architecture Studio Banner
Fatih Architecture Studio Banner

EMT Batch VI Layani Tripe Jaya dan Pulo Gelima

Subfokus cegah penyakit pascabanjir di desa terpencil

EMT Batch VI Dinkes Aceh Gayo Lues
EMT Batch VI Dinkes Aceh Gayo Lues

[GAYO LUES], Senin, 19 Januari 2026, 09.30 WIB — Dinas Kesehatan Aceh melanjutkan penugasan Emergency Medical Team (EMT) Terpadu Batch VI di Kabupaten Gayo Lues, Senin (19/1/2026). Dua tim dijadwalkan membuka layanan di Pulo Gelima dan Sentul, Kecamatan Tripe Jaya, untuk memperkuat akses berobat warga pascabencana.

Penugasan EMT Batch VI diarahkan ke desa-desa yang sulit dijangkau dan masih merasakan dampak banjir serta longsor. Jadwal Dinas Kesehatan Aceh mencatat Tim Gayo Lues 1 melayani warga di Pulo Gelima, sementara Tim Gayo Lues 2 bertugas di Sentul (Tripe Jaya) pada hari ini.

Dalam rangkaian penugasan 16–22 Januari 2026, layanan lapangan sebelumnya dimulai pada Sabtu (17/1/2026). Pada hari pertama, Dinas Kesehatan Aceh melaporkan Tim Gayo Lues 2 melayani 123 pasien rawat jalan di Desa Singah Mulo, sedangkan Tim Gayo Lues 1 melayani 58 warga di Jere Onom. Layanan meliputi pemeriksaan kesehatan umum, pengobatan, serta skrining gizi balita melalui pengukuran Lingkar Lengan Atas (LILA).

Baca Juga:  Warung di Gayo Lues Amblas ke Sungai Akibat Hujan Deras

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Aceh, Ferdiyus, menekankan penguatan layanan pascabencana juga terkait pencegahan penyakit menular dan penyakit yang kerap muncul setelah banjir. Ferdiyus, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Aceh — “Termasuk mengendalikan penyakit pasca banjir, terutama ISPA, campak, diare, dan penyakit lainnya.”

Bagi warga, kehadiran tim bergerak ini diproyeksikan membantu akses obat dan pemeriksaan tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke fasilitas kesehatan yang lebih besar. Selain layanan medis, tim juga menilai kondisi kesehatan lingkungan. Dinas Kesehatan Aceh mencatat kendala air bersih dan gangguan listrik masih menjadi tantangan di lokasi terdampak, yang berpotensi memengaruhi kesehatan keluarga dan aktivitas ekonomi setempat.

Baca Juga:  Polres Aceh Timur Gagalkan 67 Kg Ganja di SPBU Peureulak

Latar bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah Aceh beberapa pekan terakhir turut memicu kebutuhan layanan di titik-titik pengungsian dan desa terpencil. Selain Gayo Lues, Dinas Kesehatan Aceh juga melaporkan tim EMT Batch VI melakukan pelayanan di kabupaten lain pada periode yang sama, termasuk Aceh Tengah, Aceh Utara, Aceh Tamiang, dan Bener Meriah, menyesuaikan kebutuhan lapangan.

Baca Juga:  Ladang Ganja 51,75 Ha Dimusnahkan di Gayo Lues

Ke depan, Dinas Kesehatan Aceh menjadwalkan layanan berlanjut hingga 21 Januari 2026 sebelum tim kembali ke Banda Aceh pada 22 Januari 2026. Warga diimbau memanfaatkan jadwal pos pelayanan yang diumumkan, membawa identitas bila ada, serta segera memeriksakan anggota keluarga yang mengalami demam, diare, batuk berat, atau keluhan kulit setelah banjir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *