BLANGKEJEREN/ACEH, Minggu, 1 Februari 2026, 09.30 WIB — PT PLN (Persero) menargetkan listrik di Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues, kembali pulih pada 4 Februari 2026 setelah sempat terputus akibat banjir bandang dan longsor akhir 2025. Pemulihan diprioritaskan di titik kerusakan berat demi memulihkan layanan warga dan aktivitas ekonomi setempat.
Pemulihan difokuskan pada gardu dan jaringan utama di Desa Pasir Putih serta jalur penarikan listrik ke permukiman yang terdampak. Sejumlah tiang dan kabel dilaporkan rusak atau hilang terseret arus, sementara beberapa ruas jalan masih tertimbun material sehingga menyulitkan mobilisasi peralatan dan tim.
PLN menyebut progres pemulihan layanan kelistrikan di wilayah Kecamatan Pining telah mencapai 73%. Untuk percepatan, dukungan personel gabungan dari berbagai daerah dikerahkan ke lapangan, termasuk untuk pekerjaan instalasi tiang, penarikan kabel, dan pengamanan titik rawan.
Rayyan Zaraary, Pengawas Lapangan ULP PLN Blangkejeren menyebutkan “Targetnya penyalaan insya Allah kalau tidak ada halangan di tanggal 4 Februari.”
Bagi warga, listrik kembali menjadi kebutuhan mendesak untuk komunikasi, belajar anak, serta aktivitas usaha kecil. Sejumlah warga yang sebelumnya bergantung pada genset menilai pasokan listrik yang lebih stabil membantu mengurangi biaya operasional harian—terutama untuk penerangan malam, pengisian gawai, hingga penyimpanan bahan pangan bagi warung.
Dari sisi pemulihan sosial, beberapa desa mulai merasakan listrik menyala kembali sejak akhir Januari. PLN juga menunggu kepastian sebagian warga yang berpindah lokasi pascabencana sebelum menarik sambungan hingga rumah pelanggan, agar pemasangan tepat sasaran dan aman.
Ke depan, PLN melanjutkan pekerjaan di titik prioritas sembari berkoordinasi dengan pihak terkait mengenai akses jalan dan pemetaan permukiman. Warga diimbau berhati-hati terhadap kabel semrawut/tiang miring, serta segera melapor ke petugas setempat bila menemukan potensi bahaya di sekitar jaringan.






