GUNUNGSITOLI, Sumatera Utara, Rabu, 22 Oktober 2025, WIB — Banjir menerjang tiga kecamatan di Kabupaten Nias Utara pada Senin, 20 Oktober, yakni Lotu, Sitolu Ori, dan Tugala Oyo. BNPB melaporkan sedikitnya 108 kepala keluarga (KK) terdampak. BPBD setempat melakukan kaji cepat dan koordinasi dengan pemerintah kecamatan.
Menurut BNPB, hujan lebat disertai angin kencang juga melanda Kota Gunungsitoli pada hari yang sama, memicu kerusakan puluhan rumah. Di Nias Utara, genangan dilaporkan di sejumlah ruas jalan dan permukiman, mengganggu akses warga dan aktivitas harian.
“Peristiwa ini mengakibatkan 108 KK dan 108 unit rumah terdampak. BPBD Kabupaten Nias Utara lakukan kaji cepat di lokasi terdampak serta berkoordinasi dengan pemerintahan kecamatan,” ujar Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB.
Bagi warga, dampak banjir meliputi akses layanan kesehatan, ketersediaan air bersih, dan terganggunya pergerakan barang kebutuhan pokok. Warga yang tinggal dekat aliran sungai dan dataran rendah diminta menyiapkan tas siaga, mematikan listrik saat air naik, serta memperhatikan jalur evakuasi.
Wilayah Nias Utara berulang mengalami banjir pada puncak musim hujan. Dalam beberapa kejadian, genangan cepat terbentuk pada jalan berlereng kecil dan daerah cekungan. Pola ini menuntut pembersihan saluran serta pemangkasan vegetasi di tepi jalan untuk melancarkan aliran air.
Langkah lanjut mencakup inventarisasi kerusakan, pembersihan material, dan distribusi bantuan darurat. Warga diminta memantau informasi resmi BPBD/BNPB dan berhati-hati berkendara pada ruas Hambawa dan titik rawan lain yang terendam saat malam.






