GemaSumatra.com – Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara menerima tambahan 4.434 ton beras dari Jawa Timur untuk memperkuat cadangan pangan pemerintah di provinsi tersebut.
Pasokan tambahan itu disiapkan untuk mendukung program bantuan pangan serta penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan atau SPHP ke pasar.
Bulog Sumut mencatat stok beras yang tersedia di gudang mencapai 41.235 ton. Stok tersebut digunakan untuk mendukung bantuan pangan periode Juli–September 2026 sekaligus program SPHP.
Untuk periode Oktober–Desember 2026, bantuan pangan direncanakan kembali menyasar sekitar 1,73 juta keluarga penerima manfaat. Kebutuhan beras untuk program tersebut diperkirakan sekitar 52.000 ton.
Selain pasokan 4.434 ton dari Jawa Timur, Bulog Sumut menyebut tambahan sekitar 6.500 ton beras dari Jakarta juga akan menyusul. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kecukupan stok hingga akhir tahun.
Bulog juga memastikan harga beras SPHP tetap mengacu pada harga eceran tertinggi sebesar Rp13.100 per kilogram. Penyaluran SPHP menjadi salah satu instrumen untuk menjaga ketersediaan sekaligus membantu stabilisasi harga beras di tingkat konsumen.
Tambahan pasokan tersebut tiba melalui Pelabuhan Belawan, Medan, pada Senin, 21 September 2026.
Sumber: ANTARA Sumatera Utara, 21 September 2026. Foto ilustrasi: Thilina Alagiyawanna/Unsplash.






