[PALEMBANG/MEDAN/PADANG, Selasa, 30 September 2025, WIB] — Harga beras masih tinggi di akhir September. Rata-rata nasional beras premium berada di kisaran Rp 15,9 ribu/kg, sementara beras medium Rp 13.565/kg (pembaruan 29/9). Di Sumatera Barat, premium Rp 16.789/kg; di Sumatera Selatan Rp 14.773/kg. Pantauan DKP3 Medan menunjukkan harga Rp 13.600/kg di Pasar Bakti dan Medan Deli.
Pergerakan harga harian Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat premium nasional berada di atas HET, sedangkan medium berada dekat HET. Di Sumbar, angka premium Rp 16.789/kg menempatkan provinsi ini di level atas di Sumatra. Di Sumsel, premium Rp 14.773/kg. Di Kota Medan, panel harga DKP3 pada 29/9 merekam Rp 13.600/kg pada dua pasar pantau.
“Arief Prasetyo Adi, Kepala Bapanas — ‘Data terbaru mencatat jumlah kabupaten/kota yang mengalami penurunan harga beras bertambah dari 132 menjadi 148 daerah, seiring masifnya intervensi SPHP di berbagai wilayah’.”
Bagi rumah tangga dan UMKM kuliner di Sumatra, tekanan biaya bahan baku masih terasa. Pemerintah daerah bersama Bulog menggelar Gerakan Pangan Murah dan memperbanyak penyaluran beras SPHP; warga disarankan memanfaatkan operasi pasar resmi dan membandingkan harga antar-penjual sebelum belanja.
Latar nasional menunjukkan harga tinggi dipengaruhi kombinasi kebijakan pembelian gabah dan dinamika pasokan, meski stok pemerintah besar. Pada pekan lalu, laporan internasional menyoroti harga beras Indonesia yang tetap mahal kendati panen baik dan stok melimpah.
Langkah lanjut: pemda diminta memperbarui panel harga harian dan menambah titik operasi pasar di kecamatan padat. Bapanas menegaskan intervensi SPHP dan bantuan pangan berlanjut hingga akhir tahun untuk menahan harga di konsumen.






