GemaSumatra.com – Satuan Tugas Udara Provinsi Riau mengerahkan tiga helikopter water bombing untuk menangani kebakaran hutan dan lahan yang masih terpantau di Kabupaten Indragiri Hilir dan Indragiri Hulu.
Di Indragiri Hilir, satu helikopter dikerahkan ke Desa Semambu, Kecamatan Gaung, setelah kebakaran pada lahan gambut kembali muncul. Dua helikopter lainnya digunakan untuk pemadaman di Kuala Cenaku, Indragiri Hulu, tempat karhutla telah berlangsung sejak Senin, 14 September 2026.
BPBD dan Damkar Provinsi Riau menyatakan pemadaman juga dilakukan melalui jalur darat oleh tim gabungan yang melibatkan TNI, Polri, BPBD, dan unsur terkait. Namun, titik api masih terpantau sehingga operasi udara kembali diperkuat.
Selain water bombing, operasi modifikasi cuaca juga dilakukan menggunakan pesawat Cessna Caravan 208 milik BNPB. Empat sortie sebelumnya menyemai sekitar 1.000 kilogram natrium klorida pada awan potensial di ketinggian sekitar 8.000 hingga 12.000 kaki.
Hujan kemudian dilaporkan turun di sejumlah wilayah Riau. Namun, hujan di Desa Semambu hanya tipis, sedangkan lokasi karhutla Kuala Cenaku belum mendapat hujan yang cukup untuk memadamkan seluruh titik api.
Karena itu, operasi modifikasi cuaca dilanjutkan. Pada Sabtu, 19 September, tiga sortie tambahan dilakukan dari pagi hingga sore untuk meningkatkan peluang hujan di wilayah yang masih terdampak.
Sumber: ANTARA, 19 September 2026. Foto ilustrasi: Matt Palmer/Unsplash.






