GemaSumatra.com – Pemerintah Provinsi Bengkulu mengusulkan Kawasan Industri Pulau Baai sebagai salah satu lokasi pengembangan hilirisasi biodiesel.
Usulan tersebut diarahkan untuk meningkatkan nilai tambah komoditas kelapa sawit sekaligus membuka peluang pertumbuhan industri baru di Bengkulu.
Pemprov menilai posisi Pulau Baai strategis karena pengembangan kawasan industri berjalan beriringan dengan pembangunan pelabuhan sebagai pintu gerbang wilayah barat.
Terhubung dengan pengembangan kawasan industri
Wakil Gubernur Bengkulu Mian menyatakan hilirisasi biodiesel dapat menjadi salah satu kegiatan industri yang masuk ke Kawasan Industri Bengkulu di sekitar Pelabuhan Pulau Baai.
Kehadiran pabrik biodiesel dinilai berpotensi memperluas manfaat ekonomi dari sektor kelapa sawit, tidak hanya melalui produksi bahan mentah tetapi juga pengolahan di daerah.
Dikaitkan dengan program ketahanan energi
Usulan hilirisasi disampaikan dalam pembahasan pengembangan komoditas kelapa sawit dan dukungan terhadap program ketahanan energi nasional.
Pemprov Bengkulu sebelumnya juga memetakan potensi lahan sekitar 6.064 hektare di Kabupaten Rejang Lebong untuk pengembangan kelapa sawit dalam kerangka program tersebut.
Sumber: ANTARA Bengkulu, 25 September 2026.






