GemaSumatra.com – Universitas Teuku Umar (UTU) mengajukan dukungan pembiayaan pembangunan infrastruktur kampus melalui skema Pembiayaan dan Hibah Luar Negeri (PHLN).
Usulan tersebut dibahas dalam pertemuan Rektor UTU Prof. Dr. Nyak Amir, M.Pd., dengan Deputi Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Bappenas Dr. Amich Alhumami di Jakarta pada 26 September 2026.
Gedung Fakultas Kedokteran menjadi prioritas
Salah satu kebutuhan yang disampaikan UTU adalah pembangunan Gedung Fakultas Kedokteran di Meulaboh. Fasilitas tersebut dipersiapkan seiring proses pendirian Fakultas Kedokteran UTU.
UTU menempatkan pengembangan pendidikan kedokteran sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan sekaligus mendukung ketersediaan tenaga dokter di wilayah Barat-Selatan Aceh.
Selain Gedung Fakultas Kedokteran, UTU juga mengusulkan pembangunan Gedung Olahraga dan Seni (GOS). Fasilitas ini direncanakan untuk mendukung kegiatan olahraga, seni, pengembangan minat dan bakat, serta aktivitas sivitas akademika.
Bappenas menyatakan dukungan sesuai mekanisme
Dalam keterangan resmi UTU, Amich Alhumami menyambut rencana pengembangan infrastruktur tersebut dan menyatakan dukungan akan diberikan sesuai mekanisme perencanaan dan pembiayaan pembangunan yang berlaku.
Belum ada keterangan mengenai nilai pembiayaan, jadwal konstruksi, maupun keputusan final pendanaan. Karena itu, pertemuan ini masih merupakan bagian dari proses pengusulan dan koordinasi.
UTU memperluas komunikasi untuk pengembangan kampus
Pertemuan dengan Bappenas menjadi bagian dari rangkaian komunikasi UTU dengan sejumlah pihak di tingkat pusat untuk mencari dukungan pembangunan kampus. Infrastruktur baru diharapkan mendukung pertumbuhan program akademik dan layanan kemahasiswaan di kawasan Barat-Selatan Aceh.
Sumber: Universitas Teuku Umar, 26 September 2026.
Foto ilustrasi kampus: Michael Marsh/Unsplash.






