GemaSumatra.com – Harga pangan tidak bergerak seragam antarwilayah Sumatra. Perbandingan data resmi Kota Medan pada 23 September dan Sumatera Barat pada 22 September menunjukkan selisih cukup terasa pada cabai, bawang, daging, dan ayam.
Catatan: data berasal dari dua sistem pemerintah daerah dengan tanggal pemantauan berbeda satu hari dan kategori komoditas yang dapat memiliki standar pencatatan berbeda. Perbandingan ini digunakan untuk melihat gambaran regional, bukan sebagai harga transaksi yang berlaku seragam.
Cabai rawit Sumbar lebih tinggi sekitar Rp9.386 per kg
Harga rata-rata cabai rawit di Medan tercatat Rp52.500 per kilogram. Di Sumatera Barat, cabai rawit merah tercatat Rp61.886 per kilogram. Selisihnya sekitar Rp9.386 per kilogram, atau hampir 18 persen lebih tinggi di Sumbar.
Bawang merah di Medan rata-rata Rp29.500 per kilogram, sedangkan Sumbar Rp33.226. Bawang putih tercatat Rp31.500 di Medan dan Rp35.129 di Sumbar.
Daging ayam lebih mahal di Medan
Untuk daging ayam ras, pola berbalik. Harga rata-rata di Medan mencapai Rp45.500 per kilogram, sementara data Sumbar menunjukkan Rp41.711. Medan sekitar Rp3.789 per kilogram lebih tinggi.
Daging sapi di Medan rata-rata Rp140.000 per kilogram dan Sumbar Rp146.273. Gula pasir di Medan rata-rata Rp18.500, sedangkan gula konsumsi di Sumbar Rp18.194 per kilogram.
Perbedaan harga dapat dipengaruhi pasokan lokal, ongkos distribusi, jarak sentra produksi, pola konsumsi, hingga kondisi stok di masing-masing daerah. Karena itu, konsumen perlu melihat data pasar terdekat sebelum mengambil keputusan belanja.
Baca juga: Harga Pangan Lampung Beragam, Cabai Rawit Tembus Rp68.333 per Kg di Lampung Utara.
Sumber: SIMPANG DKP3 Kota Medan, data 23 September 2026; dan Dinas Pangan Sumatera Barat, data 22 September 2026. Foto ilustrasi: Andrei L/Unsplash.






