Fatih Architecture Studio Banner
ScienceTech Horizon Banner

Rehab 187 Ruang Kelas Sumut Ditargetkan Rampung September, Progres Rata-Rata 70 Persen

Sebanyak 187 ruang kelas direhabilitasi dalam 70 paket dengan pagu Rp31,39 miliar, sementara SMA Unggulan Sukma Nias ditargetkan selesai Desember.

Ilustrasi pekerjaan bangunan untuk rehabilitasi ruang kelas Sumatera Utara

MEDAN — Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara mempercepat rehabilitasi 187 ruang kelas yang ditargetkan selesai pada September 2026.

Pekerjaan tersebut tersebar dalam 70 paket dengan total pagu anggaran sekitar Rp31,39 miliar. Hingga pertengahan September, progres fisik rata-rata dilaporkan telah mencapai sekitar 70 persen.

Rehabilitasi masuk program strategis pendidikan

Sekretaris Dinas Pendidikan Sumut Terang Dewi Susanti Ujung mengatakan percepatan dilakukan agar paket pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target tahun berjalan.

Baca Juga:  Polisi gagalkan 36 PMI ilegal di Asahan, 8 pelaku ditangkap

Rehabilitasi ruang kelas menjadi bagian dari sejumlah program strategis daerah di sektor pendidikan. Pemerintah provinsi menempatkan penyelesaian infrastruktur sekolah sebagai salah satu agenda yang harus dituntaskan sesuai jadwal.

Dengan 187 ruang kelas dalam 70 paket, rata-rata satu paket mencakup lebih dari satu ruang. Namun cakupan pekerjaan pada setiap paket dapat berbeda sesuai kondisi bangunan dan dokumen pelaksanaan.

Baca Juga:  KAI Divre I Layani 2,17 Juta Penumpang Jan–Okt

Target penyelesaian pada September membuat sisa waktu pelaksanaan relatif pendek. Karena itu, progres fisik di lapangan menjadi indikator utama yang perlu dipantau sampai seluruh pekerjaan dinyatakan selesai.

SMA Unggulan Sukma Nias juga dikebut

Selain rehabilitasi ruang kelas, Pemprov Sumut sedang membangun SMA Unggulan Sukma Nias dengan pagu anggaran sekitar Rp88,45 miliar.

Pembangunan sekolah tersebut ditargetkan selesai pada Desember 2026. Proyek ini berjalan bersamaan dengan pekerjaan rehabilitasi ruang kelas di berbagai lokasi.

Baca Juga:  Cuaca Ekstrem Landa Medan, BPBD Catat 11 Rumah Rusak dan 39 Warga Terdampak

Pemerintah daerah berharap percepatan infrastruktur pendidikan dapat mendukung kualitas layanan sekolah, terutama dari sisi kondisi ruang belajar dan fasilitas fisik.

Menjelang akhir September, dua hal menjadi penanda utama: apakah 187 ruang kelas benar-benar selesai sesuai target dan apakah hasil pemeriksaan mutu menunjukkan ruang siap digunakan. Pembaruan progres akhir bulan akan menjadi verifikasi konkret terhadap target tersebut.

Sumber: Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, 16 September 2026.

Foto: 2y.kang/Unsplash. Ilustrasi pekerjaan bangunan sekolah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *