LAMPUNG SELATAN/LAMPUNG, Selasa, 2 Juni 2026 13.15 WIB — Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menyiapkan anggaran Rp10 miliar untuk pemenang program Desa HELAU 2026, dengan sosialisasi maraton di 17 kecamatan mulai Selasa, 2 Juni 2026, agar desa memahami teknis penilaian.
Program Desa HELAU, singkatan dari Hijau, Elok, Lestari, Aman, dan Unggul, diarahkan untuk mendorong kebersihan lingkungan, gotong royong, dan pembangunan desa berbasis partisipasi warga. Pemerintah kabupaten menyiapkan hadiah dalam bentuk dukungan pembangunan fisik, terutama jalan lingkungan.
Sosialisasi dijadwalkan berlangsung 2–11 Juni 2026 di delapan titik strategis yang mencakup 17 kecamatan. Kegiatan itu melibatkan pemerintah desa dan operator desa agar proses penginputan data, indikator penilaian, serta tahapan lomba dipahami secara seragam.
M. Darmawan, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Lampung Selatan, mengatakan camat diminta aktif menyampaikan program hingga tingkat RT/RW. “Program ini bagaimana bisa sampai ke tengah masyarakat. Jadi para camat nanti juga harus menyampaikan kepada masyarakat apa itu Desa HELAU,” ujarnya.
Bagi warga, program ini berpotensi memperbaiki akses lingkungan desa sekaligus menghidupkan kerja bakti. Namun, manfaatnya bergantung pada keterbukaan penilaian, akurasi data desa, serta partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan.
Sejumlah laporan media lokal menyebut hadiah Rp10 miliar akan didistribusikan kepada desa pemenang dalam bentuk pembangunan fisik. Rincian teknis penetapan pemenang tetap perlu mengikuti dokumen resmi Pemkab dan tahapan penjurian di lapangan.
Langkah berikutnya, pemerintah desa perlu menyiapkan data administrasi, dokumentasi kegiatan lingkungan, dan rencana gotong royong warga. Pemkab juga perlu membuka indikator penilaian secara jelas agar lomba tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial.






