PADANG/SUMBAR, Senin, 15 Juni 2026 09.00 WIB — Akses jalan Padang-Painan yang sempat putus akibat longsor di Bungus Teluk Kabung kembali bisa dilalui setelah petugas gabungan membersihkan material tanah, lumpur, dan pohon pada Minggu malam.
Longsor terjadi di Jalan Raya Padang-Painan, kawasan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, pada Minggu, 14 Juni 2026 sekitar pukul 17.30 WIB. Material menutup badan jalan nasional yang menghubungkan Kota Padang dengan Kabupaten Pesisir Selatan.
Kepala Pelaksana BPBD Padang Hendri Zulviton mengatakan pembersihan material rampung sekitar pukul 20.30 WIB. “Material longsor yang awalnya menutup badan jalan telah selesai dibersihkan malam ini,” ujar Hendri di lokasi kejadian.
Penanganan melibatkan BPBD, kepolisian, TNI, PLN, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Sumbar, komunitas siaga bencana, dan warga. Alat berat dikerahkan karena material longsor terdiri atas tanah, lumpur, dan pepohonan.
Kasatlantas Polresta Padang AKP Riwal Maulidinata menyebut arus kendaraan kembali dibuka setelah pembersihan selesai. Sebelumnya, polisi menutup total jalur untuk memberi ruang kerja bagi alat berat dan menghindari risiko bagi pengendara.
Akibat penutupan tersebut, antrean panjang kendaraan sempat terjadi dari arah Padang maupun Painan. Satu kendaraan pikap dilaporkan terdampak material longsor, tetapi pengemudi selamat dan tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Bagi warga Padang, Pesisir Selatan, dan pengguna jalur pesisir barat Sumbar, pembukaan kembali akses ini penting untuk perjalanan kerja, distribusi barang, serta layanan darurat. Namun, jalur tebing tetap berisiko terutama saat hujan turun kembali.
Pengendara diminta mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Warga yang melihat retakan tanah, pohon miring, atau material jatuh di jalur Padang-Painan disarankan segera melapor ke BPBD atau aparat setempat.






