GemaSumatra.com – Sebanyak enam penerbangan di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II (SMB II) Palembang, Sumatera Selatan, terdampak kabut asap pada Jumat, 25 September 2026.
Kabut asap menurunkan jarak pandang hingga berada di bawah batas minimum operasional penerbangan. Kondisi tersebut menyebabkan penundaan dan perubahan operasi sejumlah penerbangan.
Humas Bandara SMB II Palembang Nidia Besthonie menyebut tiga penerbangan keberangkatan dan tiga penerbangan kedatangan terdampak.
Tiga keberangkatan dan tiga kedatangan terdampak
Penerbangan keberangkatan yang terdampak ialah Super Air Jet IU 923 rute Palembang–Jakarta, Garuda Indonesia GA 109 rute Palembang–Jakarta, dan Super Air Jet IU 879 rute Palembang–Jakarta.
Sementara itu, tiga penerbangan kedatangan yang terdampak ialah Super Air Jet IU 922, Garuda Indonesia GA 104, dan Super Air Jet IU 878 pada rute Jakarta–Palembang.
Super Air Jet IU 922 sempat berstatus Return to Base atau kembali ke bandara keberangkatan setelah tidak dapat melanjutkan pendaratan akibat jarak pandang yang berada di bawah batas minimum operasional.
Jarak pandang kembali aman
Kabut asap terlihat lebih tebal sejak sekitar pukul 09.00 WIB di sejumlah kawasan Kota Palembang. Bandara kemudian menyatakan kondisi jarak pandang telah kembali aman untuk operasional penerbangan.
Gangguan tersebut terjadi di tengah kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan yang masih menjadi perhatian di Sumatera Selatan.
Baca juga: Karhutla Sumatra Masih Jadi Perhatian, BMKG Catat 1.485 Hotspot di Sumsel.
Sumber: ANTARA Sumsel, 25 September 2026.






