Iklan Fatih Architecture Studio
ScienceTech Horizon Banner

Gerakan Pangan Murah di Banda Aceh Siapkan 1.500 Kupon Barang Bersubsidi

Ilustrasi perdagangan pangan di pasar Indonesia, bukan lokasi GPM Banda Aceh
Ilustrasi pasar tradisional. Bukan dokumentasi Gerakan Pangan Murah di Banda Aceh. Foto: Yazid N/Unsplash.

BANDA ACEH — Pemerintah Aceh menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kantor Dinas Pangan Aceh, Banda Aceh, dalam rangka peringatan Hari Pangan Sedunia, Kamis (15/10/2026). Kegiatan tersebut menyediakan 1.500 kupon untuk pembelian sejumlah kebutuhan pokok dengan subsidi.

Komoditas yang disiapkan meliputi beras premium, gula pasir, cabai merah, minyak makan, dan telur ayam ras. Informasi itu disampaikan Asisten II Sekretariat Daerah Aceh T Robby Irza, sebagaimana dilaporkan ANTARA.

Harga terjangkau menjadi perhatian

Dalam sambutan tertulis Penjabat Sekretaris Daerah Aceh Taufik yang dibacakan T Robby Irza, pemerintah daerah menegaskan komitmen memperkuat ketahanan pangan yang mandiri dan berkelanjutan.

Pemerintah Aceh memandang ketahanan pangan bukan semata persoalan produksi. Distribusi, keterjangkauan harga, keamanan pangan, dan mutu juga perlu diperhatikan agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.

Potensi pangan lokal

Provinsi Aceh memiliki kegiatan usaha pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan. Pemerintah daerah menyampaikan perlunya pengelolaan potensi tersebut untuk mendukung ketersediaan pangan sekaligus kesejahteraan produsen dan pelaku usaha lokal.

Selain gerakan pangan murah, kebijakan yang disoroti meliputi diversifikasi konsumsi, penguatan cadangan pangan, serta peningkatan produktivitas.

Kegiatan subsidi pangan kali ini menjadi salah satu upaya jangka pendek pemerintah untuk membantu akses masyarakat terhadap kebutuhan sehari-hari.

Editor: Azlan Shah

Sumber informasi: ANTARA, 15 Oktober 2026. Foto unggulan merupakan ilustrasi sektor pangan, bukan dokumentasi kegiatan.