PADANG — Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat, meluncurkan Program Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) 2026 untuk memperkuat literasi kependudukan di lingkungan pendidikan. Kegiatan peluncuran dan sosialisasi berlangsung pada Kamis (15/10/2026).
Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa menjelaskan bahwa pembelajaran mengenai kependudukan perlu diberikan sejak dini agar generasi muda memahami persoalan yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat dan pembangunan.
Materi dibedakan menurut jenjang
Program tersebut dirancang melalui integrasi materi ke dalam mata pelajaran dan kegiatan sekolah. Pada tingkat SD dan madrasah ibtidaiyah, materi mencakup pemahaman keluarga, keberagaman, serta kebersihan lingkungan.
Untuk jenjang pendidikan yang lebih tinggi, pembahasan diperluas ke pertumbuhan penduduk, kesehatan remaja, pendewasaan usia perkawinan, perencanaan masa depan, dan pencegahan perilaku berisiko.
Butuh dukungan sekolah dan keluarga
Menurut laporan ANTARA pada Jumat (16/10/2026), pemerintah kota menekankan keterlibatan kepala sekolah, guru, pengawas, keluarga, serta masyarakat dalam penerapan program.
Kepala dinas yang membidangi pemberdayaan perempuan, perlindungan anak dan pengendalian penduduk di Padang, Boby Firman, menyebut sosialisasi sebagai langkah penguatan pelaksanaan program pada satuan pendidikan.
Pelaksanaan di masing-masing sekolah dapat diwujudkan melalui materi pembelajaran yang relevan dan media edukasi yang disesuaikan dengan usia peserta didik.
Editor: Azlan Shah
Sumber informasi: ANTARA, 16 Oktober 2026. Foto unggulan merupakan ilustrasi kegiatan pendidikan.






