LHOKSEUMAWE — Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) mendorong perusahaan hulu minyak dan gas bumi yang beroperasi di Aceh memberi ruang lebih besar kepada tenaga kerja, kontraktor, dan pelaku usaha daerah dalam aktivitas operasional.
Kepala BPMA Mawardi Nur menyampaikan penegasan tersebut pada Rabu (14/10), setelah melakukan peninjauan Wilayah Kerja B di kawasan Lhokseumawe–Aceh Utara bersama jajaran PT Pema Global Energi (PGE).
Manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar
Menurut BPMA, keterlibatan sumber daya manusia dan usaha lokal diperlukan agar kegiatan produksi migas tidak hanya berkontribusi pada target energi, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi warga Aceh.
BPMA meminta kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) memperhatikan perekrutan pekerja lokal, kesempatan bagi perusahaan daerah, serta program pemberdayaan masyarakat yang sesuai kebutuhan.
Peninjauan lapangan juga ditujukan untuk mengevaluasi progres kegiatan produksi dan mengenali kendala operasional yang memerlukan penyelesaian. Evaluasi diharapkan mendukung upaya pencapaian target produksi migas nasional.
Tiga agenda pengelolaan migas Aceh
Mawardi menyebut tiga fokus yang diperhatikan dalam peningkatan produksi, yakni percepatan pengelolaan sumur minyak masyarakat, penguatan capaian lifting migas, serta peningkatan keterlibatan sumber daya manusia dan pelaku usaha lokal.
BPMA juga menyatakan terus berkoordinasi dengan SKK Migas untuk mengawal tindak lanjut perjanjian kerja sama pembelian minyak yang dihasilkan dari sumur masyarakat di Aceh.
Direktur Utama PGE Firdaus Noezula dalam kesempatan yang sama menekankan pentingnya keselamatan, pengelolaan lingkungan, dan kolaborasi. Menurut pihak perusahaan, ukuran keberhasilan usaha mencakup hasil operasi serta dampaknya terhadap masyarakat sekitar.
Informasi yang disampaikan belum merinci target jumlah rekrutmen baru atau besaran kontrak yang akan diberikan kepada pelaku usaha lokal. Pelaksanaan dan hasil kebijakan itu masih perlu dilihat dalam perkembangan operasional berikutnya.
Sumber informasi: ANTARA Aceh, 14 Oktober 2026, mengutip BPMA dan PGE. Gambar unggulan ilustrasi fasilitas industri oleh Christian Harb/Unsplash; bukan dokumentasi WK B.
Editor: Azlan Shah.






