SUBULUSSALAM – Pemerintah Kota Subulussalam melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat membangun dua unit sumur bor di kawasan terdampak bencana hidrometeorologi untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.
Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kota Subulussalam Masrizal Maldam mengatakan pembangunan dua sumur bor tersebut menggunakan anggaran sekitar Rp356 juta.
Pembangunan dilakukan setelah masyarakat di wilayah terdampak mengalami kesulitan memperoleh air bersih pascabencana.
Sumur bor diharapkan menyediakan sumber air yang lebih stabil bagi warga selama proses pemulihan berlangsung. Infrastruktur tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memulihkan layanan dasar masyarakat.
Ketersediaan air bersih menjadi salah satu kebutuhan utama dalam penanganan pascabencana karena berkaitan langsung dengan kebutuhan rumah tangga, sanitasi, dan kesehatan lingkungan.
Pemerintah kota menyatakan pembangunan dilakukan pada dua titik yang dinilai membutuhkan dukungan akses air bersih setelah terdampak bencana hidrometeorologi.
Dengan beroperasinya fasilitas tersebut, warga diharapkan tidak lagi bergantung sepenuhnya pada sumber air yang mengalami gangguan akibat bencana.
Baca juga: Pidie Jaya Rehabilitasi Tujuh Pasar Pascabencana | Bantuan Rumah Rusak Berat Pascabencana Aceh Naik Jadi Rp70 Juta
Sumber informasi: ANTARA News Aceh, 6 Oktober 2026.





